Berita

Ahli Filsafat Rocky Gerung/RMOL

Politik

Rocky Gerung: Penghilangan Hasyim Asyari Fatal, Editornya Sibuk Urusi Tiga Periode

RABU, 21 APRIL 2021 | 01:35 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Tidak adanya nama pahlawan Islam sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama, Hasyim Asyari dalam Kamus Sejarah Indonesia: Jilid I yang disusun Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai tindakan fatal.

Menurut ahli filsafat Rocky Gerung, kesalahan yang dilakukan Kemendikbud dalam menyusun kamus tersebut terjadi karena terlalu sibuk mengurusi politik terkini Tanah Air, salah satunya soal isu presiden tiga periode.

"Kalau terjadi kekeliruan, ada editor di bidang kebudayaan atau Mendikbud yang tidak awas. Karena terlalu sibuk dengan urusan tiga periode, urusan current political," kata Rocky Gerung dikutip dari channel YouTube Rocky Gerung Official, Selasa (20/4).


Padahal, filsuf dari Universitas Indonesia ini menjabarkan bahwa sejarah itu sendiri merupakan hal politik.

"Dalam sejarah, kita belajar tentang etika kekuasaan. Mempelajari sejarah artinya mempelajari etika kekuasaan," tandasnya.

Terpisah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengakui tidak adanya nama Hasyim Asyari dalam susunan kamus sejarah terjadi karena adanya kelalaian, bukan unsur kesengajaan.

"Saya mengakui bahwa ini kesalahan. Tapi ya karena kealpaan, bukan kesengajaan. Itu poin yang mau saya tekankan," kata Direktur Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Hilmar Farid dalam jumpa persnya secara daring.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Menhub Perketat Izin Berlayar di Labuan Bajo demi Keamanan Wisata Nataru

Kamis, 01 Januari 2026 | 08:15

Nasib Kenaikan Gaji PNS 2026 Ditentukan Hasil Evaluasi Ekonomi Kuartal I

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:58

Cahaya Solidaritas di Langit Sydney: Menyongsong 2026 dalam Dekapan Duka dan Harapan

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:40

Refleksi Pasar Ekuitas Eropa 2025: Tahun Kebangkitan Menuju Rekor

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:13

Bursa Taiwan Cetak Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Berkat Lonjakan AI

Kamis, 01 Januari 2026 | 07:02

3.846 Petugas Bersihkan Sampah Tahun Baru

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:58

Mustahil KPK Berani Sentuh Jokowi dan Keluarganya

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:22

Rakyat Sulit Maafkan Kebohongan Jokowi selama 10 Tahun

Kamis, 01 Januari 2026 | 06:03

Pilkada Lewat DPRD Abaikan Nyawa Demokrasi

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:45

Korupsi Era Jokowi Berlangsung Terang Benderang

Kamis, 01 Januari 2026 | 05:21

Selengkapnya