Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Ist

Politik

Pembangunan MRT Fase 2A Segera Dimulai, Anies Berterima Kasih Kepada Jokowi

SELASA, 20 APRIL 2021 | 15:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Proses pembangunan infrastruktur di ibukota tak sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tetap ada peran dan dukungan dari pemerintah pusat agar program yang dirancang bisa berjalan sesuai rencana.

Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, saat menyaksikan penandatanganan kontrak kerja sama antara PT MRT Jakarta dengan Sumitomo Mitsui Construction Company - Hutama Karya Joint Operation (SMCC-HK JO) di Taman Fatahillah, Taman Sari, Jakarta Barat, Selasa (20/4).

Pemprov DKI Jakarta memang berkolaborasi dengan pihak swasta untuk melanjutkan pembangunan jalur MRT Fase 2A (CP203) sepanjang 6,3 kilometer (Bundaran HI-Kota).


"Hari ini kita menyiapkan jalur konektivitas yang akan mewarnai Jakarta di masa yang akan datang. Dibangunnya jalur MRT sampai tempat ini dilakukan dalam rangka untuk menghidupkan kembali kawasan Kota Tua," kata Anies saat memberikan sambutannya (20/4).

Anies juga mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang terlibat dalam pembangunan MRT fase 2A ini. Termasuk Presiden Joko Widodo.

"Dukungan dari pemerintah pusat melalui arahan bapak Presiden, telah membuat begitu banyak program yang dilakukan di Jakarta bisa dituntaskan dengan baik," papar Anies, dikutip Kantor Berita RMOLJakarta.

Lebih jauh, Anies menuturkan, MRT memiliki peran penting tidak hanya menyambungkan mobilisasi penduduk dan memudahkan kegiatan perekonomian. Namun juga dapat menjadi alat untuk menumbuhkan budaya, kebiasaan, serta kedisiplinan baru terutama saat ini semua pihak sedang mulai bangkit dari pandemi Covid-19.

"Ini adalah pendongkrak optimisme kita semua agar Jakarta bisa setara kedudukannya dengan kota-kota besar di dunia," tutup Anies.

Paket kontrak CP203 merupakan bagian dari pembangunan Fase 2A MRT Jakarta dari Bundaran HI hingga Kota. Sementara secara keseluruhan, proyek pembangunan fase 2 MRT ini memiliki total panjang lintasan sekitar 12,3 kilometer, dari Bundaran HI hingga Ancol Barat.

Kontrak perjanjian bersama SMCC-HK JO ini akan mengerjakan dua stasiun bawah tanah yaitu Stasiun Glodok dan Stasiun Kota, serta terowongan bawah tanah mulai dari Mangga Besar sampai Kota Tua, sepanjang 1,4 km.

Total kontrak kerjasama ini bernilai sekitar Rp 4,6 triliun dengan masa konstruksi selama 72 bulan (September 2021-Agustus 2027).

Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta, Silvia Halim, dan Satoshi Tanimoto yang juga disaksikan langsung oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia Kanasugi Kenji, Chief Representative JKA Indonesia Ogawa Shinegori, dan Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya