Berita

Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay/Net

Politik

Akan Masuk Kabinet Indonesia Maju, PAN: Kami Masih Menunggu Dan Fokus Konsolidasi

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 14:07 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Partai Amanat Nasional (PAN) dikabarkan akan masuk Kabinet Indonesia Maju dan mendapatkan tawaran dari Presiden Joko Widodo terkait rencana reshuffle kabinet.

Ketua Fraksi PAN DPR RI Saleh Partaonan Daulay menjawab kabar yang beredar tersebut. Menurutnya, PAN hingga saat ini masih dalam posisi menunggu tawaran dalam hal diajak masuk kabinet.

"Sampai sejauh ini kami masih sampai pada posisi menunggu," kata Saleh kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (16/4).


Saleh menuturkan, pihaknya justru mendapatkan informasi terkait PAN akan masuk kabinet itu dari pemberitaan media dan statement para pengamat politik tanah air.

Namun demikian, lanjut Saleh, kabar PAN diajak gabung kabinet tetap diapresiasi dan tidak akan mengganggu konsolidasi internal yang tengah dilakukan partai matahari putih.

"Justru kami sekarang sedang disibukkan untuk melakukan konsolidasi organisasi PAN, dari tingkat pusat, wilayah, daerah, kemudian cabang dan ranting di seluruh Indonesia. Karena itu juga pekerjaan yang sangat berat dan juga tentu membutuhkan waktu dan energi serta perhatian yang cukup besar," tandasnya.

Partai Amanat Nasional (PAN) dikabarkan akan masuk Kabinet Indonesia Maju pada reshuffle jilid II pada periode kedua Presiden Jokowi kali ini.

Beberapa pengamat politik memprediksi PAN mendapatkan jatah koalisi dan mengisi slot Kementerian Pertanian atau Kementerian Desa.

"Saya haqqul yakin PAN akan masuk. Karena memang ya resminya masuk dalam koalisi itu adalah masuk dalam kabinet," kata Direktur Eksekutif Indobarometer M Qodari dalam acara Dua Sisi dengan tema "Drama Reshuffle" yang disiarkan salah satu televisi swasta nasional pada Kamis malam (15/4).

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya