Berita

Bupati Sragen Untung Yuni Sukowati dalam dalam diskusi virtual bertajuk 'Tidak Mudik Lebih Baik' yang diselenggarakan FMB9 KPCPEN Kamis, 15 April/Repro

Politik

Perketat Aturan Mudik, Bupati Sragen Terapkan Sanksi Karantina 7 Hari Di Pintu Masuk Daerah

JUMAT, 16 APRIL 2021 | 09:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Aturan mudik yang diatur dalam Surat Edaran (SE) Kepala Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 ditindaklanjuti oleh Bupati Sragen Untung Yuni Sukowati.

Kabupaten Sragen, kata Yuni, sudah bekerja sama dengan TNI, POLRI dan pihak lainnya untuk memastikan Sragren mentaati maksimal SE yang terkait peniadaan mudik tersebut.

Yuni memaparkan, salah satu bentuk konkret yang akan dilakukan Sragen adalah memblokade akses menuju kota yang terkenal karena situs warisan dunia UNESCO itu, baik dari arah Kabupaten Grobogan, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Karanganyar maupun dari arah Kabupaten Boyolali.


Pemerintah Kabupaten Sragen, ungkap Yuni, juga sudah menyiapkan sanksi bagi para pemudik nekat yang melanggar aturan larangan mudik pada masa liburan Idul Fitri 2021.

"Karantina dulu 7 hari karena kalau hanya sebentar mereka pikir itu tempat transit biasa. Setelah 7 hari baru ditesting. Jadi menimbulkan dampak jera terlebih dahulu," papar Yuni dalam diskusi virtual bertajuk 'Tidak Mudik Lebih Baik' yang diselenggarakan FMB9 KPCPEN Kamis (15/4).

Setelah pemeriksaan dilakukan, Yuni memastikan perjalanan bagi orang yang hasil tesnya negatif bisa kembali bersama keluarga di tempat masing-masing. Tapi bagi yang positif Covid-19, maka mesti melanjutkan karantina selama 14 hari.

"Dengan kebijakan-kebijakan itu diharapkan para warga Sragen tidak mudik karena lebih baik. Kecuali pergerakan di Solo Raya yang masuk daerah aglomerasi," tandas Yuni.

Sementara itu Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol. Rudi Antariksawan menuturkan, pihaknya sudah bersiap untuk memperketat arus perjalanan luar kota, untuk mendukung larangan mudik lebaran pada 6-17 Mei 2021 mendatang.

"Kami sudah memetakan lokasi-lokasi mulai dari Lampung sampai ke Bali untuk mencegah masyarakat mudik. Jadi ada 333 titik penyekatan yang kami siapkan," ungkap Rudi.

"Penyekatan dilakukan baik di jalur tol maupun arteri di pulau Jawa, yakni, jalur pantura, jalur tengah, selatan maupun Selatan Selatan," pungkasnya menambahkan.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya