Berita

Andik Santoso, guru SDN Jipurapah 2, Kedung Dendeng, Kecamatan Plandaan, Jombang/Net

Politik

Jika Memungkinkan, LaNyalla Ingin Bertemu Andik Santoso Pejuang Guru Honorer Dari Jombang

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 17:51 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Kisah perjuangan seorang guru honorer Andik Santoso kini menjadi sorotan masyarakat. Pasalnya Andi setiap hari harus menempuh jarak 17 km untuk mengajar di SDN Jipurapah 2, Kedung Dendeng, Kecamatan Plandaan, Jombang, Jawa Timur, dari tempat tinggalnya di Lamongan, Jawa Timur.

Kisah heroik Andik Santoso sampai juga ke telinga Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Mantan Ketua Umum PSSI itu mengapresiasi kesungguhan perjuangan Andik Santoso yang menurutnya memiliki dedikasi tinggi dalam mengajar.

"Beliau mengajar dengan jarak dan waktu tempuh cukup jauh. Sekolahnya juga berada di pelosok. Namun sudah 14 tahun beliau mengabdi meski berstatus sebagi guru honorer dengan gaji Rp 300 ribu. Ini perjuangan berat yang harus kita apresiasi," kata LaNyalla, Kamis (15/4).


Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu meminta agar kisah-kisah guru heroik yang berjuang mengajar di daerah terpencil dan jarak tempuh yang membahayakan seharusnya diberikan apresiasi dan penghormatan.

"Salah satunya bisa berupa honor yang layak dari tunjangan daerah melalui kebijakan yang dibuat dalam klausul tersendiri atau diangkat menjadi PNS," kata alumnus Universitas Brawijaya Malang tersebut.

ketua senator dapil Jawa Timur itu menegaskan sudah semestinya nasib orang-orang seperti Andik Santoso diangkat setinggi-tingginya.

"Kita harus angkat para pejuang pendidikan dan jangan melihatnya seolah itu kewajiban seorang guru honorer," ujar LaNyalla.

Jika memungkinkan, LaNyalla mengaku ingin bertemu dengan Andik Santoso. Ia ingin berbincang bersama dengan Andik Santoso agar kisah dan perjuangannya menjadi penyemangat bagi kita semua.

Perjuangan Andik Santoso saat berangkat menuju ke tempat mengajarkan sangatlah melelahkan. Andik Santoso harus menyeberangi tiga sungai tanpa jembatan terlebih dahulu untuk sampai di SDN Jipurapah.

Tidak hanya itu, dirinya harus dapat melewati jalanan berlumpur yang dapat menjebak ban motornya. Andik hanya mendapatkan gaji honorernya sebesar Rp 300 ribu setiap bulan.

Sementara jika dihitung pengeluarannya, tentu gaji Andik tidaklah cukup untuk mengganti ongkos harian menuju tempat mengajarnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Golkar: Pengganti Adies Kadir di DPR Caleg Suara Terbanyak Berikutnya

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:18

Nasib Generasi Emas Terancam Gegara Purbaya Belum Terapkan Cukai MBDK

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:16

PAN Dukung Ambang Batas Parlemen Nol Persen dengan Fraksi Terbatas

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:10

IHSG Mulai Stabil Usai OJK Respons Peringatan MSCI Terkait Status Pasar Frontier

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:05

Amdatara Konsolidasikan Industri AMDK, Perkuat Kolaborasi dengan Pemda

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:55

41 Desa di Kabupaten Bekasi Banjir Usai Diterpa Hujan Lebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:53

Pesawat Jatuh di Kolombia, Seluruh Penumpang Tewas Termasuk Anggota DPR

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:51

IHSG Anjlok Dua Hari, Momentum Perbaikan Pasar Modal

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:48

Harga CPO Terkerek Lonjakan Minyak Mentah Dunia

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:45

PAN Dukung MK Hapus Ambang Batas Parlemen

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:42

Selengkapnya