Berita

Ibu Negara Iriana Jokowi/Net

Politik

Lebih Realistis Ibu Negara Iriana Didorong Di DKI, Pilpres Sudah Ada Prabowo-Puan

KAMIS, 15 APRIL 2021 | 15:50 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Peluang Ibu Negara Iriana Jokowi mencalonkan diri sebagai presiden pada Pilpres 2024 terbuka tapi tipis. Lebih realistis jika istri Presiden Joko Widodo itu didorong di Pilgub DKI Jakarta.

"Yang mungkin bisa dan sangat realistis adalah mendorong Iriana ke DKI bertarung dengan Anis Baswedan," kata pemerhati politik Abdul Hamid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (15/4).

Demikian disampaikan Cak Hamid sapaan akrab Direktur Visi Indonesia Strategis itu menanggapi temuan survei LPMM yang merilis Iriana memiliki elektabilitas 17,7 persen, yaitu sebagai capres 2024 terkuat kedua dari kalangan perempuan.


"Untuk pilpres, bisa saja Puan Maharani dipasangkan dengan Prabowo Subianto," ujar Cak Hamid.

Jelas dia, meski Iriana memiliki elektoral yang tinggi, persoalan bukan di situ. Tapi, apakah Jokowi bisa secara frontal memajukan sang istri menjadi kandidat di tengah hegemoni Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri yang sangat kuat.

Menurut Cak Hamid itu tidak bisa. Jokowi tetap tidak bisa dibaca sebagai person yang bisa dengan leluasa bermain. Pasalnya, dia tidak punya partai, dan Mega masih sangat power full di PDIP.

Ditambah, lanjut Cak Hamid, mimpi keluarga Sukarno untuk berkuasa di negeri belum selesai. Mega masih berkeinginan mendorong putrinya Puan menjadi orang nomor satu di negeri ini.

"Akan tetapi semua masih sangat dinamis, karena pilpres masih jauh. Bacaan-bacaan kemungkinan-kemungkinan, siapa yang maju dan dimajukan masih sangat kasat sekali," tutup Cak Hamid.

Lembaga Penelitian Masyarakat Milenium (LPMM) merilis survei terbaru, Rabu (14/4). Temuannya, Iriana Jokowi menjadi capres terkuat kedua dari kalangan perempuan.

Berikut hasil survei LPMM yang digelar pada 26 Maret sampai 8 April 2021: Puan Maharani (20,8 persen); Iriana Jokowi (17,7 persen); Sri Mulyani (15,8 persen); Khofifah Indar Parawansa (14,6 persen); Tri Rismaharini (11,8 persen); dan Grace Natalie (5,2 persen).

Dari 2 ribu responden yang diwawancarai melalui sambungan telepon, sebanyak 14,1 persen tidak memilih.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya