Berita

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan/Net

Politik

Singgung Impor Beras, Zulhas: Sayang, Harga Gabah Terlanjur Jatuh Akibat Isu Impor

RABU, 14 APRIL 2021 | 15:17 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah harus aktif mengendalikan harga pangan di pasaran untuk mengurangi beban masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Begitu dikatakan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan dalam pidato kebangsaannya secara virtual, Rabu (14/4).

Tema besar dari pidato Zulhas kali ini adalah "Candu Impor dan Bahayanya Untuk Demokrasi".


"Saya sangat berharap mudah-mudahan harga pangan dapat dikendalikan oleh pemerintah, sehingga tidak memberatkan masyarakat yang saat ini tengah mengalami kesulitan ekonomi akibat pandemik,” kata Zulhas dalam pidato yang disiarkan di akun Youtube pribadinya.

Ketua MPR RI ini berharap, agar tidak ada lagi praktek timbun barang yang sangat berpengaruh pada kenaikan harga di pasar dan menjadi tambahan beban rakyat.

"Jangan sampai ada yang mengambil keuntungan jangka pendek dengan menimbun barang, menahan pasokan manfaat, mempermainkan harga pasar. Semoga pemerintah berpihak kepada para pedagang kecil. Bukan bener-bener besar pada masa kecil, bukan kepada pengusaha besar,” katanya.

Dia juga menyinggung perihal waktu panen raya yang jatuh pada tahun ini tepat di bulan Maret yang seharusnya bisa memberikan keuntungan kepada para petani. Namun, kenyataannya harapan petani tidak sebanding dengan adanya rencana impor beras.

"Tapi sayang di tengah situasi panen raya tersebut ada pihak-pihak yang menghembuskan isu impor beras, membuat harga gabah anjlok dan petani terancam rugi. Bagi presiden segera merespon isu ini dan memastikan tidak ada impor beras hingga Juni 2021 mendatang,” katanya.

"Sebab stok perdagangan beras nasional yang di Bulog masih aman, tetapi sayang harga gabah sudah terlanjur berpengaruh akibat isu impor ini, harganya menjadi jatuh,” tandasnya.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Eggi Sudjana Kerjain Balik Jokowi

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:27

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Golkar: Pengganti Adies Kadir di DPR Caleg Suara Terbanyak Berikutnya

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:18

Nasib Generasi Emas Terancam Gegara Purbaya Belum Terapkan Cukai MBDK

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:16

PAN Dukung Ambang Batas Parlemen Nol Persen dengan Fraksi Terbatas

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:10

IHSG Mulai Stabil Usai OJK Respons Peringatan MSCI Terkait Status Pasar Frontier

Kamis, 29 Januari 2026 | 16:05

Amdatara Konsolidasikan Industri AMDK, Perkuat Kolaborasi dengan Pemda

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:55

41 Desa di Kabupaten Bekasi Banjir Usai Diterpa Hujan Lebat

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:53

Pesawat Jatuh di Kolombia, Seluruh Penumpang Tewas Termasuk Anggota DPR

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:51

IHSG Anjlok Dua Hari, Momentum Perbaikan Pasar Modal

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:48

Harga CPO Terkerek Lonjakan Minyak Mentah Dunia

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:45

PAN Dukung MK Hapus Ambang Batas Parlemen

Kamis, 29 Januari 2026 | 15:42

Selengkapnya