Berita

Rencana Pengenceran Air Limbah Radioaktif Fukushima/Net

Dunia

Netizen: Media Barat Kritis Soal Xinjiang, Tapi Diam Terkait Pembuangan Limbah Radioaktif Fukushima

RABU, 14 APRIL 2021 | 14:07 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Keputusan Jepang untuk membuang limbah air radioaktif dari Fukushima ke laut telah mendapat sorotan tajam dan penentangan dari dalam dan luar negeri. Namun, netizen China mengaku heran dengan pemberitaan yang relatif tidak terdengar di media arus utama Barat terkait masalah tersebut.

The New York Times misalnya, mereka hanya menerbitkan satu artikel tentang itu yang mengungkapkan kekhawatiran yang relatif sedikit, sementara The Washington Post menekankan bahwa Jepang akan melepaskan air limbah 'setelah perawatan', sebuah upaya nyata, untuk membenarkan keputusan Jepang, kata netizen.

"Amerika Serikat memberikan dukungannya pada keputusan Jepang tetapi China dan Korea Selatan tidak senang," kata laporan itu.


Topik 'media Barat hampir diam pada masalah ini' menjadi trending di platform media sosial China, Sina Weibo, dan telah dilihat 74,8 juta kali. Ada juga pertanyaan yang beredar luas di media sosial China pada hari Selasa: "Bagaimana jika China yang membuang limbah nuklir ke laut? Apa yang akan dilakukan media Barat?"

"Media arus utama Barat sering memiliki pendapat kritis dalam laporan tentang urusan internasional tetapi cakar disingkirkan meskipun keputusan Jepang tampaknya mengabaikan kepentingan manusia yang lebih luas," kata netizen, seperti dikutip dari Global Times, Rabu (14/4).

"Anda terus menuding masalah Xinjiang, menyebarkan desas-desus tentang kapas Xinjiang, tetapi Anda kehilangan suara karena polusi yang mempengaruhi semua umat manusia," kata seorang netizen, mencatat bahwa contoh ini harus "selamanya dipaku di aula rasa malu hati nurani manusia!"

Banyak yang mencatat bahwa LSM Barat yang berdedikasi untuk hak asasi manusia atau perlindungan lingkungan, yang telah lama menargetkan China, tetap diam atas masalah air Fukushima.

"Setelah Washington mendukung Tokyo dalam pembuangan air Fukushima, negara Barat mana yang berani menyatakan keberatan? Tidak ada!" kata seorang netizen.

Beberapa netizen juga mengejek aktivis lingkungan Swedia Greta Thunberg, dengan mengatakan "di mana 'duta perlindungan lingkungan'? Mengapa dia begitu diam tentang masalah ini?"

Faktanya, Thunberg pada hari Selasa hanya meneruskan berita pembuangan air Fukushima dan me-retweet keputusan tersebut tanpa komentar, seperti kebanyakan media Barat, berbeda dengan citra publiknya yang sangat tajam dalam masalah perlindungan lingkungan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya