Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Terkait Masalah Uighur, Raja Saus Jepang Hentikan Impor Tomat Dari Xinjiang

RABU, 14 APRIL 2021 | 12:46 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Produsen saus Jepang terkemuka, Kagome, memutuskan untuk menghentikan impor tomat asal Xinjiang, China.

Langkah itu ditempuh menyusul produsen makanan dari negara-negara Barat yang telah berhenti menggunakan tomat atau bahan baku lain dari wilayah Xinjiang atas dugaan pelanggaran hak asasi manusia terhadap Muslim Uighur di wilayah itu.

Kagome, perusahaan pembuat saus pasta dan jus tomat, telah menghentikan impor tomat yang ditanam di Xinjiang tahun lalu. Tomat yang sudah terlanjur diimpor tidak akan digunakan lagi dalam produk olahan mereka tahun ini.


"Selain biaya dan kualitas, masalah hak asasi manusia telah menjadi faktor dalam pengambilan keputusan,” kata seorang perwakilan Kagome, seperti dikutip dari Nikkei, Rabu (14/4).

Kagome diyakini sebagai perusahaan besar Jepang pertama yang berhenti berbisnis dengan wilayah tersebut karena masalah Uighur. Sejumlah merek Barat yang populer, termasuk H&M dan Nike, telah berhenti membeli bahan yang dibuat di wilayah tersebut, yang pada gilirannya memicu reaksi balik dari konsumen China.

Namun, penghentian impor pada operasi Kagome tampaknya tidak akan terlalu berpengaruh banyak. Pengadaan tomat Xinjiang pada perusahaan itu, yang dikirim dalam bentuk pasta, telah menurun selama beberapa tahun terakhir. Tomat Xinjiang saat ini mewakili kurang dari 1 persen dari total tomat yang digunakan oleh perusahaan tersebut. Hasil panen akan digantikan oleh tomat dari negara lain, dan tidak akan berdampak pada produksi.

Kagome selalu mengungkapkan di situs webnya bahwa mereka memproduksi bahan mentah di Xinjiang.

"Perusahaan melakukan kunjungan rutin ke pabrik dan ladang dan telah memastikan bahwa tomat yang digunakan di masa lalu tidak diproduksi di lingkungan yang melanggar hak asasi manusia," kata seorang perwakilan Kagome.

China adalah produsen tomat teratas dunia pada tahun 2019, menyediakan 62,76 juta ton, atau sekitar 35 persen dari produksi global, menurut data dari Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Wilayah Xinjiang khususnya sangat ideal untuk menanam tomat dengan banyak sinar matahari di musim panas dan perbedaan suhu antara siang dan malam.

Investor dan kelompok hak asasi manusia telah memberikan tekanan pada perusahaan atas pelanggaran terhadap Uighur. Interfaith Center on Corporate Responsibility, sebuah kelompok advokasi pemegang saham AS, bulan lalu mendesak 47 perusahaan yang diduga menggunakan pemasok yang terlibat dalam kerja paksa di Xinjiang untuk mengungkapkan rincian tentang mereka.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

MNC Siap Lawan Putusan CMNP Lewat Banding hingga PK!

Selasa, 28 April 2026 | 20:09

Menyambut Hardiknas 2026: Mengupas Makna Tema, Filosofi Logo, dan Harapan Pendidikan Indonesia

Selasa, 28 April 2026 | 20:06

RUPS bjb Angkat Susi Pudjiastuti Jadi Komut, Ayi Subarna Dirut

Selasa, 28 April 2026 | 20:02

KAMMI Ingin Perempuan jadi Penggerak Kedaulatan Energi

Selasa, 28 April 2026 | 20:01

Membaca Paslon Pimpinan NU di Muktamar ke-35

Selasa, 28 April 2026 | 19:59

Prabowo Sempatkan Ziarah ke Makam Sang Kakek Margono Djojohadikusumo

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Jamaluddin Jompa Kembali Jabat Rektor Unhas

Selasa, 28 April 2026 | 19:47

Legislator Golkar Desak Dirut KAI Mundur

Selasa, 28 April 2026 | 19:44

RUPST bank bjb, Susi Pudjiastuti Komut Independen

Selasa, 28 April 2026 | 19:42

Polri Unjuk Gigi, Timnas Silat Sapu Emas di Belgia

Selasa, 28 April 2026 | 19:34

Selengkapnya