Berita

Sekretaris Pers Pentagon John Kirby/Net

Dunia

Amerika Serikat Tunda Penarikan Pasukan Dari Afghanistan

RABU, 14 APRIL 2021 | 07:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Presiden Amerika Serikat Joe Biden memutuskan untuk menunda penarikan pasukan AS dari Afghanistan yang semula dijadwalkan akan berlangsung pada 1 Mei mendatang, sesuai dengan kesepakatan pendahulunya, Donald Trump dengan Taliban tahun lalu. Penundaan itu setidaknya akan berlangsung hingga September mendatang.

Keterangan tersebut disampaikan seseorang pejabat senior AS kepada wartawan pada Selasa (13/4) waktu setempat.

"Tanggal penarikan baru akan tidak lebih dari ulang tahun ke-20 peristiwa 11 September," kata pejabat itu kepada wartawan tanpa menyebut nama, seperti dikutip dari Al-Arabiya, Rabu (14/4).


"Bisa jadi jauh sebelum itu," tambah pejabat itu.

"Tetapi jika Taliban melakukan serangan terhadap pasukan AS, kami akan membalas dengan keras dan kami akan meminta pertanggungjawaban mereka," lanjutnya.

Dia juga mengatakan bahwa AS akan menyimpan 'aset penting' di kawasan itu jika ada potensi munculnya kembali ancaman teroris.

Itu akan menandai 20 tahun sejak teroris membajak pesawat komersial dan menabrakkannya ke World Trade Center, Pentagon, dan kota-kota AS lainnya. Serangan 9/11 menarik AS ke dalam salah satu perang terpanjang dalam sejarah setelah pemerintahan Bush mengirim pasukan ke Afghanistan dalam upaya untuk membasmi al-Qaeda, yang berbasis di Afghanistan.

Pemerintah Afghanistan sendiri telah mendesak Biden dan Pentagon agar tidak mundur karena ketakutan bahwa Taliban akan mengambil alih negara itu.

Bulan lalu, Sekretaris Pers Pentagon John Kirby mengatakan kepada wartawan bahwa AS telah menghabiskan 825 miliar dolar AS di Afghanistan sejak peristiwa 9/11.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya