Berita

Puan Maharani/Net

Politik

Soal Penerus Megawati, Puan Dinilai Lebih Maju Selangkah

RABU, 14 APRIL 2021 | 04:24 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Pernyataan Ketua DPC PDIP Surakarta bahwa dirinya mendukung Mohammad Prananda Prabowo (Nanan), putra kedua Megawati, untuk menjadi suksesor ibunya dalam Kongres PDIP mendatang, mendapat tanggapan dari sejumlah pengamat.

Dosen komunikasi politik Universitas Paramadina Hendri Satrio menilai bahwa munculnya faksi Nanan dan faksi Puan yang sama-sama kuat di tubuh PDIP dapat mengakibatkan deadlock. Dalam situasi demikian, kata Hendri, elit partai bisa saja mengusulkan nama Mohammad Rizky Pratama (Tatam), putra pertama Megawati, agar diberi kesempatan mengambil alih tampuk kepemimpinan partai.

Berbeda dengan Rudy maupun Hendri, pengamat politik UMRAH (Universitas Maritim Raja Ali Haji) Tanjungpinang Robby Patria menilai bahwa dari tiga anak biologis Megawati, Puan Maharani merupakan figur yang paling layak diunggulkan untuk menjadi Ketua Umum PDIP berikutnya.


“Puan selangkah di depan kakak-kakaknya. Nanan dan Tatam jarang muncul ke publik dan lebih banyak main di belakang layar. Itu salah satu tanda bahwa Puan adalah sosok yang memang dipersiapkan Ibu Mega sebagai penerusnya,” ujarnya.

Dilihat dari pengalaman pemerintahan dan politik, Puan memang paling lengkap. Ia saat ini menduduki jabatan Ketua DPR. Sebelumnya, ia sempat menjadi Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Dari segi kepartaian, Puan juga dinilai telah banyak makan asam garam sebagai pengurus DPP PDIP selama beberapa periode.

“Mbak Puan memiliki modal paling lengkap untuk memimpin partai. Jabatan beliau sebagai Ketua DPR itu semacam tongkat estafet untuk dibawa menuju kursi Ketum PDIP,” jelas Robby.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya