Berita

Suparji Ahmad/Net

Politik

Tidak Efektif Cegah Covid-19, Suparji Ahmad Usul Kebijakan Larangan Mudik Ditinjau Ulang

RABU, 14 APRIL 2021 | 03:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kebijakan larangan mudik dinilai tidak memiliki dasar fakta jika dikaitkan dengan penyebaran virus corona baru (Covid-19).

Demikian analisa pengamat hukum Universitas Al Azhar Indonesia, Suparji Ahmad kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (14/4).

Menurut Suparji, selama ini ini belum ada data yang menunjukkan adanya pengaruh bahwa larangan mudik berkorelasi mencegah terhadap penyebaran Covid-19.


"Sejauh ini belum ada data yang menunjukkan adanya pengaruh secara nyata mudik dengan pencegahan penyebaran corona," demikian kata Suparji.

Terkait kebijakan sanksi bagi para pelanggar larangan mudik, Suparji mengatakan sebaiknya ditinjau ulang.

Argumentasi Suparji, penerapan sanksi harus sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

"Sebaiknya ditinjau ulang tentang sanksi bagi yang loloskan pemudik," demikian penjelasan Suparji.

Suparji mengatakan, pada masa sekarang pemerintah lebih baik fokus pada peningkatan imunitas dan membangun kebangkita jiwa masyarakat.

"Agar move on dari ketakutan menuju  kesadaran hidup sehat dan produktif," pungkas Suparji.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya