Berita

Presiden Joko Widodo saat melantik Doni Monardo sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)/Net

Publika

Bulan Depan Pensiun, Jokowi Bisa Pertimbangkan Doni Monardo Masuk Kabinet

SELASA, 13 APRIL 2021 | 21:50 WIB | OLEH: MEGA SIMARMATA

TAK terasa waktu cepat berlalu. Bulan depan, Kepala Badan Nasional Penananggulan Bencana (BNPB) Letnan Jenderal TNI Doni Monardo akan pensiun.

Tuntaslah pengabdian Doni di dunia kemiliteran.

Dan sejak 9 Januari 2019, Doni menjadi andalan Presiden Joko Widodo untuk menanggulangi bencana alam nasional.


Tugas paling baru untuk Doni dari Presiden Jokowi adalah menanggulangi bencana alam banjir bandang dan longsor di NTT dan NTB.

Kemudian, menanggulangi bencana alam gempa bumi di Jawa Timur.

Selalu, setiap asa bencana alam yang terjadi, kalimat pertama dari Presiden Jokowi adalah, "Saya sudah perintahkan Doni Monardo ke lokasi. Saya juga sudah perintahkan Panglima TNI dan Kapolri untuk membantu".

Kembali ke Doni Monardo.

Selain mengemban jabatan super penting sekelas Kepala BNPB, tugas Doni dilengkapi lagi dengan jabatan sebagai Ketua Satgas Penanggulangan COVID saat pandemi mulai berlangsung.

Satu hal yang pasti dan sudah terbukti, apa saja tugas tugas negara yang diembankan kepadanya bisa dilakukan Doni secara sangat baik.

Jokowi sangat terbantukan dan tampak begitu mempercayai Doni.

Serangkaian jabatan-jabatan strategis pernah diemban Doni, yaitu antara lain:

Danyon-11 Grup-1/Kopassus (1998—1999)
Danyonif 741/Satya Bhakti Wirottama (1999—2001)
Dandenma Paspampres (2001—2003)
Katim Analis Intel Kolakoops TNI (2003—2004)
Waasops Danpaspampres (2004—2006)
Danbrigif Linud 3/Tri Budi Mahasakti (2006—2008)
Dan Grup A Paspampres (2008—2010)
Danrem 061/Surya Kencana (2010—2011)
Wadanjen Kopassus (2011—2012)
Danpaspampres (2012—2014)
Danjen Kopassus (2014—2015)
Pangdam XVI/Pattimura (2015—2017)
Pangdam III/Siliwangi(2017—2018)
Sesjen Wantannas (2018—2019)
Kepala BNPB (2019— sekarang)

Jadi, sangat pantas sekali, jika Presiden Jokowi mempertimbangkan Doni Monardo untuk masuk dalam kabinet.

Sayang kalau anak bangsa yang serba bisa, handal dan profesional seperti Doni tak dimanfaatkan oleh Pemerintah untuk kepentingan bangsa dan negara.

Kemudian jika nanti Doni pensiun, Presiden Jokowi juga bisa mempertimbangkan perwira perwira tinggi dari Polri untuk menggantikan Doni.

Sebab, ada baiknya kalau jabatan prestisius seperti Kepala BNPB, digilir dan diberikan kesempatan kepada perwira tinggi Polri berbintang 3 senior untuk menjabat.

Jadi, monggo Bapak Presiden, silakan dipertimbangkan...

Populer

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Wall Street Kompak Hijau Berkat Lonjakan Saham AI

Selasa, 17 Maret 2026 | 08:03

Krisis Energi Kuba: Blokade Minyak AS Picu Pemadaman Listrik Nasional

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:45

Festival 1000 Berkah: Dari Sampah Plastik Menjadi Paket Pangan untuk Sesama

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:35

Ancaman Inflasi Global Tekan Harga Emas Dunia ke Bawah Level 5.000 Dolar AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:22

Pasar Eropa Bangkit dari Tekanan, STOXX 600 Ditutup Hijau

Selasa, 17 Maret 2026 | 07:07

Melawan atau Hanyut dalam Tekanan

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:43

Negara Harus Petakan Pola Serangan KKB di Papua Demi Lindungi Warga

Selasa, 17 Maret 2026 | 06:23

Pedro Sanchez Warisi Politik Bebas Aktif Bung Karno

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:59

TNI AL Gelar Bakti Sosial dan Kesehatan di Pesisir Tangerang

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:45

SPPG IFSR Gelar Program Makan Berbuka Gratis Tanpa APBN

Selasa, 17 Maret 2026 | 05:22

Selengkapnya