Berita

Plt Walikota Jaksel Isnawa Adji saat meninjau lokasi kebakaran di Pasar Inpres, Jakarta Selatan/Repro

Nusantara

Pasca Kebakaran, Pedagang Pasar Inpres Akan Diberi Lapak Sementara

SELASA, 13 APRIL 2021 | 15:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pedagang yang mengalami musibah kebakaran di Pasar Inpres, Pasar Minggu, Jakarta Selatan akan dicarikan tempat baru bersifat sementara.

Hal tersebut disampaikan Plt Walikota Jakarta Selatan, Isnawa Adji saat meninjau lokasi kebakaran di Pasar Minggu, Jakarta Selatan yang menghanguskan 389 tempat usaha.

"Nanti mereka (pedagang yang terdampak) akan diberikan tempat usaha sementara, mungkin di blok-blok lain yang bisa sementara dialihkan, nanti secara teknis (diatur) Perumda Pasar Jaya," kata Isnawa di lokasi kebakaran, Selasa (13/4).


la menyampaikan, yang terdampak kebanyakan pedagang sembako, buah-buahan, sayur mayur, telur, daging dan lain-lain.

"Jadi kebakaran terjadi sekitar pukul 18.35 WIB, dan sudah dilakukan pendinginan sekitar jam 21.45 WIB. Jadi memang hampir 35 lebih unit damkar dikerahkan, dan 150 personel damkar melakukan upaya pemadaman tadi malam," jelas Isnawa diberitakan Kantor Berita RMOLJakarta.

Pada kesempatan itu, Isnawa meminta kepada Perumda Pasar Jaya, maupun pedagang yang terdampak agar tidak memasuki lokasi kebakaran. Sebab, bangunan pasar tersebut sudah berusia 25 tahun dan rawan rapuh karena dampak kebakaran.

"Sekali lagi saya ingatkan jangan sampai ada kejadian misalnya ada pedagang yang masuk dan tertimpa reruntuhan dari bangunan pasar," kata Isnawa.

Isnawa menambahkan, saat ini pihak kepolisian sedang menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

"Mungkin bisa saja korsleting listrik dan lain-lain, kita tidak tahu. Tapi sekali lagi sedang dilakukan penyelidikan oleh pihak kepolisian. Namun, alhamdulillah tidak ada korban jiwa," pungkas Isnawa.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya