Berita

Calon gubernur Kalsel. H Denny Indrayana, usai bertemu Komisioner Bawaslu RI, Ratna Dewi Pettalolo di Kantor Bawaslu RI, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Senin, 12 April/Repro

Politik

Bertemu Anggota Bawaslu RI, Denny Indrayana Jabarkan 5 Jenis Dugaan Pelanggaran TSM PSU Kalsel

SENIN, 12 APRIL 2021 | 13:18 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) di pemilihan Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) pada 9 Juni 2021, terjadi dugaan pelanggaran Terstruktur, Sistematis dan Masif (TSM).

Hal itu ditemukan dan langsung dibawa menjadi bahan laporan ke Badan Pengawas Pemilu Republik Indonesia (Bawaslu RI) oleh calon gubernur Kalsel. H Denny Indrayana.

"Tadi kami diterima satu Komisioner, Ibu Dewi (Ratna Dewi Pettalolo Anggota, Bawaslu RI) dengan jajarannya, kami memberikan satu informasi situasi di Kalimantan Selatan yang semakin tidak kondusif terkait dengan prinsip pemilu jujur dan adil," ujar Denny dalam siaran langsung di kanal Facebook pribadinya, Senin (12/4).


Dalam pertemuan tersebut, eks Wakil Menteri Hukum dan HAM ini memaparkan berbagai modus kecurangan yang menjadi dugaan pelanggaran dan dilakukan oleh salah satu calon menjelaang pelaksanaan PSU Pilgub Kalsel.

Denny menyebutkan, ada lima jenis dugaan kecurangan yang menurutnya masuk kategori TSM. Yakni yang pertama pembagian sembako yang dikemas ke dalam bentuk parcel yang dibungkus bakul jerami.

"Dan (parsel itu) diberikan ke pemilih di wilayah-wilayah PSU. Setiap hari," katanya.

Jenis kecurangaan kedua, disebutkan Denny adalah pemborongan dagangan-dagangan di pasar-pasar, yang diperuntukan kepada masyarakat mengambil secara gratis. Ketiga, pemberian gaji kepada Kepala Desa sebesar Rp 5 juta per bulan, dan RT Rp 2,5 juta per bulan.

"Itu selama rentang periode PSU 9 Juli. Saya sudah ketemu dengan beberapa RT dibeberapa wilayah mengkonfirmasi itu. Tujuannya nanti mereka merekrut suara-suara pemilih," sambung Denny.

Adapun modus yang keempat adalah penempelan stiker di rumah-rumah sejumlah warga yang akan mengikuti PSU, yang tujuannya untuk memberikan tanda kepada tim pemenangan satu calon untuk membeli hak suara mereka.

"Tulisannya sih bagus. 'Ayo ke TPS, jangan Golput', bunyi stikernya. Lalu ada tulisan angka dua, artinya di rumah itu ada dua orang pemilih. (Kalau) angka tiga berarti ada tiga orang pemilih," bebernya.

Kemudian modus yang kelima pengumpulan sejumlah kepala dinas untuk dikerahkan sebagai tim  pemenangan oleh salah satu paslon, yang tugasnya mengumpulkan ceruk pemilih di daerah PSU.

"Dan yang saya sampaikan tadi, sayangnya Bawaslu Provinsi Kalimantan Selatan tidak melakukan apa-apa. Saya sampaikan tolong ini diambil langkah-langkah. Supaya prinsip jujur dan adil dalam pelaksanaan pemilu di PSU Kalsel bisa terlaksana," demikian Denny Indrayana menambahkan.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Direksi BUMN Butuh Kepastian Hukum, Bukan Kekebalan

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:59

Menkop dan Wantimpres Rocky Gerung Hadiri Pra Kongres Syarikat Islam ke-42

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:50

Kakak Kandung Ridwan Kamil Dicecar KPK soal Kasus Korupsi bjb

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:46

IHSG Menguat 1,36 Persen, Rupiah Masih Dibayangi Konflik Timur Tengah

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:38

Legislator PDIP Ungkap Sejumlah Isu yang Dibahas dalam Revisi UU Pemilu

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:21

BOP Pantura Bentukan Prabowo untuk Jaga Kawasan Pesisir

Senin, 05 Oktober 2026 | 19:04

Perampasan Aset Tanpa Pemidanaan Rentan Disalahgunakan

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:56

Warek Unsoed Dicecar KPK soal Mekanisme PMB Jalur Mandiri

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:37

Fitch Pertahankan Rating Tertinggi BTN, Peran di Program 3 Juta Rumah jadi Kunci

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:35

GWS Dorong UMKM jadi Ruang Perempuan Perkuat Peran Ekonomi

Senin, 05 Oktober 2026 | 18:25

Selengkapnya