Berita

Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato/RMOLJateng

Olahraga

Meski Atletnya Banyak Dibajak, Pengcab Taekwondo Karanganyar Tetap Komitmen Jadi Mesin Prestasi

SENIN, 12 APRIL 2021 | 12:55 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Usai resmi dilantik sebagai Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Kabupaten Karanganyar, Kurniadi Maulato, langsung tancap gas persiapkan atlet binaannya untuk kejuaraan Porprov 2022 mendatang.

Menurut Kurniadi yang juga Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemkab Karanganyar ini, untuk jangka pendek pihaknya akan membuat pemusatan latihan di 16 titik yang tersebar di 12 Kecamatan yang saat ini sudah menyelenggarakan pelatihan.

"Kita berikhtiar untuk bisa mandiri dan tidak lelah untuk berkomitmen menjadi mesin prestasi di Kabupaten Karanganyar untuk negeri dengan potensi (atlet) yang ada," paparnya kepada Kantor Berita RMOLJateng, Senin (12/4).


Ditekankan Kurniadi, saat ini pihaknya langsung fokus untuk persiapan pembinaan melalui seleksi.

Selain menggembleng potensi atlet yang sudah ada di Karangnyar, Kurniadi sebenarnya ingin mengembalikan atlet-atlet berprestasi yang 'dicuri' oleh wilayah lain.

"Sehingga kita akan berusaha mengembalikan anak didik kita yang didik di Karanganyar setelah jadi kok diambil. Itu yang kita upayakan agar bisa kembali ke pangkuan Karanganyar," imbuhnya.

Dirinya juga menyebut, animo peminat baru olah raga Taekwondo dalam kurun waktu 3 bulan sudh melonjak tajam. Dari semula 250 anggota  melonjak menjadi 550 orang.

"Kita upayakan penambahan sarana dan prasarana termasuk pemusatan latihan. Sudah menjadi komitmen kami meningkatkan fasilitas menuju prestasi,” tandasnya.

Selain membentuk atlet Taekwondo yang berkualitas, pihaknya juga memperkuat kepengurusan dari tingkat Kabupaten hingga Kecamatan melalui Musyawarah Kerja Daerah yang bakal digelar dalam waktu dekat.

"Tujuan dari Musyawarah Kerja Daerah ini, agar program pembinaan atlet terencana terstruktur dan berjalan baik," pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

Lima BPD Berebut Jadi Tuan Rumah Munas BPP HIPMI XVIII

Minggu, 15 Februari 2026 | 12:17

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Aneh Sekali! Legalisir Ijazah Jokowi Tanpa Tanggal, Bulan, dan Tahun

Jumat, 13 Februari 2026 | 02:07

UPDATE

Polisi Gagalkan Penjualan Bayi Umur Tiga Hari

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:17

Impor Mobil Pikap India Ancam Industri Lokal

Selasa, 24 Februari 2026 | 02:05

Bebek Amerika

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:43

Ijazah Jokowi seperti Noktah Hitam Pemerintahan Prabowo

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:27

Upaya Menghabisi Donald Trump Gagal Lagi

Selasa, 24 Februari 2026 | 01:03

Impor 105 Ribu Pikap India Melemahkan Industri Nasional

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:36

Pengawasan Digital Mendesak Diperkuat Buntut Bus Transjakarta ‘Adu Banteng’

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:20

Pramono Jamin 3.100 Sapi Impor Australia Bebas PMK

Selasa, 24 Februari 2026 | 00:11

Bukan cuma Salah Tukang Ojek di Pandeglang

Senin, 23 Februari 2026 | 23:50

Vendor Tempuh Jalur Hukum Imbas Proyek Bali Subway Mangkrak

Senin, 23 Februari 2026 | 23:43

Selengkapnya