Berita

Bambang Brodjonegoro dianggap tepat gantikan Nadiem Makarim/Net

Politik

Bawa Paket Lengkap, Bambang Brodjonegoro Cocok Gantikan Nadiem

SENIN, 12 APRIL 2021 | 12:27 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wacana Reshuffle jilid II yang makin memanas mulai mengarah tajam kepada 5 nama menteri.

Lima nama tersebut adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, dan Mendikbud Nadiem Makarim

Terkait 5 nama pejabat tinggi yang berpotensi diganti, analis politik, Hendri Satrio, pun coba mengurai satu persatu kelemahan lima menteri di atas, hingga harus direshuffle oleh presiden.


"Kenapa Menteri Sekretariat Negara, ini ada kaitannya pasti dengan UU Prakerja yang simpang siur waktu itu, jumlah halamannya berubah-ubah. Kemudian Pak Lutfi pasti ada kaitannya dengan impor beras, pada saat panen. Mungkin Pak Limpo juga (terkait impor beras)," papar Hensat, sapaan akrabnya, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (12/4).

"Nah ini menarik kalau misalnya Menteri Perdagangan diganti, ini memang kursi panas. Pak Jokowi paling sering mengganti Menteri Perdagangan mungkin karena memang, dia juga paham ya tentang perdagangan ini,” sambungnya.

Selanjutnya, menurut Hensat, Jaksa Agung ST Burhanuddin tengah menjadi sorotan tajam masyarakat terkait adanya kasus Djoko Tjandra yang menyeret anak buahnya di Kejagung, Jaksa Pinangki Sirna Malasari.

Sementara untuk Nadiem, Hensat berpendapat, menteri yang cocok menggantikan mantan CEO Gojek itu adalah Bambang Brodjonegoro.

"Mungkin Bambang Brodjo yang akan ditempatkan sebagai Mendikbud untuk menggantikan Nadiem Makarim. Karena memang Bambang Brodjo, dibandingkan dengan Nadiem, lebih punya track record akademik. Dan sebagai akademisi, sebagai profesor, lebih pas ditempatkan di Mendikbud dan Menristek. Jadi memang lebih lengkap, Pak Bambang Brodjo,” tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya