Berita

Ganjar Pranowo-Agus Harimurti Yudhoyono/Net

Politik

Ganjar-AHY Lebih Menjanjikan Ketimbang Anies-Sandi, Prabowo-Puan Hanya 8 Persen

SENIN, 12 APRIL 2021 | 10:32 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Indonesia Political Opinion (IPO) merilis survei terbaru akhir pekan lalu. Dengan jumlah responden 1.200, IPO merilis tingkat keterpilihan 20 tokoh potensial pada Pilpres 2024.

20 tokoh potensial itu adalah: Anies Baswedan (15,8 persen), Ganjar Pranowo (12,6 persen), Sandiaga S. Uno (9,5 persen), Ridwan Kamil (7,9 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (7,1 persen), Prabowo Subianto (5,7 persen), Tito Karnavian (4,5 persen), Ahmad Saikhu (3,8 persen), Ahmad Heryawan (2,3 persen), Puan Maharani (1,6 persen).

Lalu, Airlangga Hartarto (1,5 persen), KH. Said Aqil Siroj (0,9 persen), Khofifah Indar Parawansa (0,8 persen), Zulkifli Hasan (0,7 persen), Gatot Nurmantyo (0,5 persen), KH. Maruf Amin (0,5 persen), Muhaimin Iskandar (0,2 persen), Suharso Monoarfa (0,0 persen), Mahfud MD (0,0 persen), dan Moeldoko (0,0 persen). Adapun yang tidak tahu/tidak menjawab sebesar 24,1 persen.


IPO selanjutnya membuat simulasi pasangan capres dan cawapres. Dari enam simulasi paslon, tertinggi adalah Ganjar-AHY sebesar 34 persen.

Di bawahnya ada, Anies-Sandi (29,2 persen), Anies-AHY (26,7 persen), Prabowo-Anies (22,1 persen), Ganjar-Tito (18,3 persen), Anies -Tito (17,4 persen), Prabowo-Sandi (14,9 persen), AHY-Anies (11,8 persen), dan Airlangga-Sandi (10,4 persen).

Selengkapnya: Jika Anies Baswedan berpasangan dengan Sandi (29,2 persen), dengan AHY (26,7 persen), dengan Tito (17,4 persen), dengan Puan (6,8 persen), dan dengan Airlangga (4,9 persen).

AHY dengan Anies (11,8 persen), dengan Sandi (9,3 persen), dengan Puan (1,9 persen), dengan Tito (0,9 persen), dan dengan Gatot (0,1 persen).

Ganjar dengan AHY (34 persenpersen), dengan Tito (18,3 persenpersen), dengan Anies (14,6 persen), dengan Puan (5,3 persen), dan dengan Gatot (1,4 persen).

Puan dengan AHY (4 persen), dengan Sandi (2,6 persen), dengan Tito (1,3 persen), dengan Prabowo (0,7 persen), dan dengan Gatot (0,1 persen).

Prabowo dengan Anies (22,1 persen), dengan Sandi (14,9 persen), dengan Puan (8 persen), dengan Airlangga (7,9 persen), dan dengan Tito (1,6 persen).

Terakhir, Airlangga dengan Sandi (10,4 persen), dengan Anies (9,7 persen), dengan Puan (3 persen), dengan Prabowo (1,7 persen), dan dengan Tito (0,3 persen).

Survei IPO dilakukan pada 10-22 Maret 2021 dan berlanjut sampai 4 April untuk tabulasi dan analisis. Survei melibatkan 1.200 responden.

Adapun pengambilan sampel menggunakan metode multistage random sampling, sampling error 2,50 persen, dengan tingkat akurasi data 97 persen.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

Tetangga Sudah Mendahului, Indonesia Masih Berpidato

Jumat, 15 Mei 2026 | 05:30

Tuntutan Seret Jokowi ke Pengadilan terkait Kasus Nadiem Mengemuka

Jumat, 15 Mei 2026 | 00:02

UPDATE

Video Viral, Netanyahu Menyerah dan Flotilla Bebas

Senin, 25 Mei 2026 | 01:57

Narasi Larangan Pertalite untuk Kendaraan Merek Tertentu per 1 Juni 2026 Hoax!

Senin, 25 Mei 2026 | 01:40

Euforia Bobotoh

Senin, 25 Mei 2026 | 01:20

Sugiono Dianggap Berhasil Terjemahkan Kerja Nyata Prabowo

Senin, 25 Mei 2026 | 00:59

Ini Tujuh Saran untuk Prabowo Realisasikan Pasal 33 UUD 1945

Senin, 25 Mei 2026 | 00:40

Gubernur Lemhannas Minta Keberadaan BoP Dikaji Ulang

Senin, 25 Mei 2026 | 00:18

Edukasi Keuangan Bantu Mahasiswa Kelola Kantong Secara Sehat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:58

Golkar Jadikan MDI Instrumen Sosialisasi Program Prabowo ke Umat

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:40

Prabowo Singgung Reshuffle Zulhas, PAN Terancam Tidak Digandeng Gerindra di 2029

Minggu, 24 Mei 2026 | 23:19

Ekonomi Syariah dan Ekonomi Kerakyatan: Dua Tombak Kedaulatan Ekonomi Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 | 22:43

Selengkapnya