Berita

Farhan Abdillah Dalimunthe./Dok

Politik

Jadikan Investasi Sebagai Panglima, PRIMA Kritik Jokowi

MINGGU, 11 APRIL 2021 | 15:48 WIB | LAPORAN: YELAS KAPARINO

Rapat Paripurna DPR RI pada Jumat (9/4), menyetujui usulan Pemerintahan Jokowi membentuk Kementerian Investasi. Pemerintah pun menyiapkan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) untuk naik kelas menjadi kementerian. Keputusan DPR dan pemerintah itu dikritik oleh parpol pendatang baru PRIMA (Partai Rakyat Adil Makmur).

Menurut politisi PRIMA Farhan Abdillah Dalimunthe, pembentukan kementerian investasi merupakan kelanjutan dari Omnibus Law UU Cipta Kerja, UU Minerba dan RUU lain yang sebelumnya banyak ditentang masyarakat.

Keberadaan berbagai kebijakan untuk mengamankan investasi, kata Farhan, merugikan kepentingan buruh, petani, dan membahayakan lingkungan.


“Dalam banyak kasus, investasi mendatangkan bencana, baik dalam bentuk perampasan lahan, perubahan lingkungan sosial, sampai dengan tekanan kehidupan yang lebih terkomersialisasi dan berbiaya tinggi", ujarnya kepada redaksi, Minggu (11/4).

Pembentukan Kementerian Investasi ini juga dianggap menegaskan anggapan bahwa pemerintahan Jokowi menjadikan investasi sebagai panglima. Padahal, lanjut Farhan, negara tak boleh menyandarkan persoalan ekonomi hanya pada investasi. Sebab, realisasi investasi tidak otomatis jadi penyelesaian persoalan hidup yang dihadapi rakyat kebanyakan.

“Pemerintah seharusnya mendorong industri dalam negeri, fokus pada investasi domestik guna mewujudkan kemandirian ekonomi. Bukan untuk pembiayaan bisnis ekstraktif maupun proyek-proyek mercusuar seperti ibukota baru, kereta cepat, infrastruktur dan hal lain yang tidak produktif,” pungkasnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya