Berita

Korban penembakan KKB di Ilaga Puncak/Repro

Pertahanan

KKB Papua Makin Brutal, Seorang Guru Ditembak Hingga Meninggal

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 13:24 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Aksi kekerasan yang dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua kembali terjadi. Kali ini bahkan sampai mengakibatkan korban jiwa dari penduduk sipil.

Adalah Oktovianus Rayo (43), seorang guru di salah satu SD di Kampung Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, yang menjadi korban pembunuhan oleh KKB.

Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri mengatakan, Oktovianus Rayo tewas setelah ditembak oleh KKB kelompok Sabinus Walker saat berada di kios miliknya pada Kamis kemarin (8/4) sekitar pukul 09.30 WIT.


“Korban ditembak dengan senjata pendek saat berada di kios miliknya dan meninggal dengan dua tembakan di bagian rusuk kanan dan perut. Pelaku penembakan adalah kelompok dari Sabinus Waker,” jelas Kapolda Papua dalam keterangannya, Jumat (8/4).

Saat penembakan itu, beberapa rekan korban ada di lokasi kejadian. Namun mereka ketakutan dan kemudian melarikan diri ke dalam hutan untuk berlindung.

“Namun pada akhirnya berhasil ditemukan oleh warga dengan selamat, meski dalam keadaan trauma,” tambahnya.

Lebih lanjut Kapolda menerangkan, belum diketahui motif penembakan oleh Sabinus Waker dan kelompoknya tersebut. Namun dari informasi yang diperoleh, keberadaan Sabinus Waker di Ilaga Puncak atas undangan dari Lekage Telenggen.

“Belum tahu pasti, yang jelas Sabinus datang kesana atas undangan Lekage terkait dengan penyelesaian perang suku di Puncak,” ujarnya.

Kapolda juga menambahkan, pembunuhan ini merupakan aksi biadab, lantaran korban merupakan pejuang kemanusiaan yang bertanggung jawab untuk mendidik anak bangsa.

“Seharusnya tenaga pendidikan dan kesehatan dilindungi, karena mereka adalah ujung tombak untuk membangun generasi penerus bangsa ke depan khususnya anak-anak Papua,” tegas Kapolda.

Dalam waktu dekat, pihaknya akan menyusun kekuatan untuk dikirim ke Ilaga Puncak guna melakukan penindakan terhadap kelompok tersebut.

“Kami akan melakukan langkah-langkah penindakan untuk penegakan hukum kepada para pelaku,” tandasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya