Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Covid-19 Melonjak Jelang Olimpiade Tokyo, Jepang Akan Berlakukan Kuasi-Darurat

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 09:53 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jepang seakan dikejar waktu, harus mengendalikan pandemi Covid-19 sebelum Olimpiade Tokyo digelar pada musim panas ini.

Di ibukota, pemerintah berencana untuk menetapkan status "kuasi-darurat" baru selama sebulan penuh untuk memerangi Covid-19.

Bulan lalu, pemerintah sendiri sudah mencabut keadaan darurat untuk di Tokyo.


Pembatasan baru itu diusulkan oleh Menteri Ekonomi Yasutoshi Nishimura, sepeti dikutip Reuters, Jumat (9/4).

Pembatasan meliputi pengurangan jam operasional untuk bar dan restoran selama 24 hari untuk Kyoto dan Okinawa mulai 12 April. Itu dilakukan mengingat 29 April hingga 5 Mei merupakan musim liburan "Minggu Emas".

Menurut Nishimura, pembatasan diperlukan karena terjadi peningkatan kasus Covid-19. Pada Kamis (8/4), Tokyo melaporkan 545 kasus Covid-19.

"Strain mutan menyebar dengan cepat, dan kami sangat prihatin," kata Nishimura.

Dengan kuasi-darurat, pemerintah daerah dapat mengenakan denda sebesar 200.000 yen atau mempublikasikan nama-nama mereka yang tidak mematuhi aturan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya