Berita

Laut China Selatan/Net

Dunia

Laut China Selatan Membara, China Dan AS Pamer Kekuatan

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 08:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ketegangan di Laut China Selatan meningkat dengan pengerahan kekuatan dari China dan Amerika Serikat (AS).

Meski berada jauh ribuan mil, AS kerap mengirim pesawat mata-matanya secara teratur  ke Laut China Selatan dalam beberapa hari terakhir. Washington juga mengerahkan ribuan pasokan untuk latihan militer.

Saat ini, beberapa kapal perang AS tampak hilir mudik di salah satu jalur perdagangan terpenting itu.


Menurut lembaga think tank, South China Sea Probing Initiative (SCSPI), AS telah mengirim USS Makin Island ke Laut China Selatan pada Rabu (7/4) melalui Selat  Malaka untuk bergabung dengan USS Theodore Roosevelt yang sudah ada di sana dalam beberapa hari lalu.

Pada hari yang sama, Komando Indo-Pasifik AS mengunggah foto anggota kru Makin yang terlibat dalam latihan target dengan pistol M9.

"Pelaut berpartisipasi dalam latihan tembak langsung," begitu keterangan foto itu.

Dimuat Sputnik, pengerahan militer AS terjadi ketika Filipina dibuat geram dengan tindakan China yang agresif di Whitsun Reef.

Ratusan kapal China telah bertengger di dekat terumbu karang yang menjadi sengketa itu  sejak awal Maret

Selain itu, satu kapal perusak AS, USS John McCain, juga diketahui berlayar di Selat Taiwan yang memicu kemarahan dari Beijing.

Sebelumnya, China juga aktif mengerahkan kekuatan udaranya di zona identifikasi pertahanan udara Taiwan.

Di sisi lain, Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLAN) telah memindahkan pasukan serang kapal induknya sendiri, termasuk Liaoning dan lima kapal perang lainnya, ke Laut China Selatan juga.

Liaoning adalah kapal penjelajah Tipe 055 Nanchang. Ia menjadi kapal perang non-kapal induk terbesar di Asia.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya