Berita

Penyidik dari Kejari Tangsel saat menggeledah ruang Kantor KONI Tangsel/RMOLBanten

Hukum

Kejari Belum Tetapkan Tersangka Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah KONI Tangerang Selatan

JUMAT, 09 APRIL 2021 | 04:51 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Tangerang Selatan melalui Kasi Intelejen, Kasi Pidsus dan tim penyidik lainnya, berhasil mengamankan satu kontainer serta satu dus berkas dari Kantor KONI Tangsel, Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang, Kamis (8/4).

Barang yang disita berisi 130 eksemplar dokumen seperti SPJ, kwitansi, bukti bayar, dan satu unit komputer.

Penyitaan dokumen tersebut, terkait dengan adanya dugaan penyalagunaan dana hibah sebesar Rp 7,8 miliar hasil pengembangan pemeriksaan saksi.


Dari saksi tersebut terungkap adanya perjalanan atau kegiatan fiktif di luar daerah. Meski begitu, Kejari Tangsel masih belum melakukan penetapan tersangka terkait dugaan korupsi dana hibah dilingkup KONI Tangsel.

"Kita masih penyelidikan umum, nanti setelah bukti yang kita temukan baru kita tetapkan tersangka," kata Kasi Pidsus Kejari Tangsel, Ate Quesyini Ilyas dikutip Kantor Berita RMOLBanten, Kamis (8/4).

Menurutnya, dana hibah tahun 2019 yang didapat KONI Tangsel akan ditelusuri lebih jauh oleh Tim Pidsus Kejari Tangsel. Sehingga, nantinya akan muncul nama yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Hibah ini kan ada pemberi dan penerima hibah. Nanti setelah penyelidikan khusus akan keliatan," ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan, penyalahgunaan dana hibah terkait adanya kegiatan yang fiktif berupa perjalanan dinas di Jawa Barat sebanyak dua kali dan Batam satu kali. Namun, terdapat di lembar pertanggungjawabkan kegiatan.

"Dugaan adanya kegiatan tidak dilaksanakan, namun dipertanggungjawabkan, kegiatan fiktif lah," ucap Kasi Intel Kejari Tangsel, Ryan Anugrah.

Untuk sementara, Kejari Tangsel mentaksir kerugian negara sebesar Rp 700 juta.

"Indikasi kerugian negara masih proses perhitungan di Inspektorat Tangsel. Hitungan kasar Rp 700 juta sekian itu belum semua, hanya sementara, nanti akan tim auditor yang menyampaikan," demikian Ryan.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Usai Raup Dana Jumbo, Danantara Diminta Transparan Soal Penyaluran Investasi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:13

SLA Lampaui Target, Helita jadi Andalan Baru Layanan Digital Tangsel

Sabtu, 20 Juni 2026 | 18:09

Garda Bangsa: Program Pemerintah Dirasakan Masyarakat, Harus Dikawal

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:37

TVRI Jelaskan Proses, Cakupan, dan Distribusi Hak Siar FIFA hingga 2027

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:06

AMMSI: Penyesuaian Operasional MBG Perkuat Efisiensi Anggaran dan Tata Kelola Program

Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:00

Ace Hasan Dorong Alumni UIN Jakarta Terus Berkontribusi untuk Bangsa

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:24

Program 3 Juta Rumah Dipercepat, Pemerintah dan Danantara Bahas Meikarta hingga Inpres Baru

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:08

Tiga Besar Fortune Southeast Asia 500, Pertamina: Motivasi Perkuat Ketahanan Energi

Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03

Saham Intel Melesat Usai Pernyataan Trump

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:32

Polisi Ungkap Rekayasa Perampokan di Menteng, Pelaku Dendam ke Korban Sejak 2020

Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:05

Selengkapnya