Berita

China memulai pembangunan situs peluncuran roketnya di Xiangshan, Kota Ningbo, Provinsi Zhejiang/Net

Dunia

Ambisi Kuasai Ruang Angkasa, China Bangun Situs Peluncuran Roket Kelima

KAMIS, 08 APRIL 2021 | 13:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China semakin gencar mencapai ambisinya untuk menguasai ruang angkasa. Saat ini China bahkan telah mulai membangun situs peluncuran roket kelima yang terletak di Kota Ningbo, Provinsi Zhejiang.

Dari laporan media setempat, sebuah perusahaan telah memenangkan tender pada 1 April untuk membangun landasan peluncuran roket di Ningbo.

Situs itu juga akan memiliki pusat komando serta fasilitas perakitan dan pengujian roket.


Dikutip dari Reuters, situs peluncuran roket itu menjadi bagian dari rencana infrastruktur pemerintah Zhejiang untuk 2021-2015, dengan nilai investasi sebesar 20 miliar yuan.

Situs tersebut akan dibangun di daerah Xiangshan atau juga dikenal sebagai "Elephan Hill". Nantinya, situs akan mampu meluncurkan 100 misi setahun.

Xiangshan diketahui memiliki garis lintang yang menguntungkan untuk peluncuran roket, sebanding dengan Cape Canaveral, tempat berdirinya Kennedy Space Center di Florida.

Dalam 5 hingga 10 tahun ke depan, China memiliki ambisi untuk membangun konstelasi besar satelit komersial yang dapat menawarkan berbagai layanan, mulai dari internet berkecepatan tinggi untuk pesawat terbang hingga melacak pengiriman batu bara.

Untuk memenuhi ambisi itu, China harus membangun roket yang lebih besar yang dapat membawa lebih banyak satelit atau membangun lebih banyak situs peluncuran, atau keduanya.

China saat ini memiliki empat lokasi peluncuran, tiga di pedalaman dan satu di pulau selatan Hainan.

Pada 2020, China meluncurkan 39 misi, termasuk penyelidikan tak berawak ke Mars. Sementara untuk tahun ini, China berencana untuk melakukan lebih dari 40 peluncuran misi.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya