Berita

Anies Baswedan-AHY/Net

Politik

Ketimbang Ganjar, Nasdem Lebih Tepat Usung AHY Untuk Dampingi Anies

KAMIS, 08 APRIL 2021 | 11:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasdem akan menggelar konvensi untuk menentukan calon presiden (Capres) 2024. Namun, banyak pengamat berpendapat partai pimpinan Surya Paloh itu lebih condong pada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Nasdem sebagai salah satu partai koalisi pemerintah dinilai paling berpotensi membuat koalisi di luar Istana.

Kalau koalisi Istana dalam hal ini PDI Perjuangan-Partai Gerindra tidak jadi "memakai" Gubernur Jawa Tengan Ganjar Pranowo, Nasdem disebut bepeluang menduetkannya dengan Anies. Anies-Ganjar untuk Pilpres 2024.


Analis politik yang juga Direktur Mahara Leadership, Iwel Sastra mengatakan, ketimbang Ganjar, Nasdem lebih untung menggandeng Gatot Nurmantyo atau Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Untuk calon wakil presiden ada dua nama yang sangat potensial yang bisa mendampingi Anies. Keduanya memiliki latar belakang militer yaitu Gatot dan AHY," ujar Iwel Sastra kepada kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (8/4).

Dibanding kedua, peluang AHY yang merupakan Ketua Umum Partai Demokrat, lebih terbuka.

"Peluang AHY lebih terbuka karena AHY memiliki modal suara di Parlemen yang bisa ikut memenuhi batas ambang presiden," demikian Iwel Sastra.

Pada Pilpres 2024, Partai Nasdem berpeluang membangun koalisi dengan PKS, Partai Demokrat, dan PAN.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya