Berita

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Gerah Terus Diminta Pelintir Berita, Eks Bos Media Israel Bandingkan Netanyahu Dan Kim Jong Un

KAMIS, 08 APRIL 2021 | 08:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Mantan bos media Israel mengungkap bagaimana Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berupaya untuk membentuk citra baik di hadapan publik.

Dalam persidangan korupsi Netanyahu, mantan CEO portal media Walla, Ilan Yeshua menyebut Netanyahu selalu meminta berita-berita untuk mendukungnya.

Bahkan Yeshua dan editor senior Walla, Avi Alkalai, membuat panggilan khusus untuk Netanyahu, yaitu "Kim", merujuk pada pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un.


"Semua permintaan politisi selama 13 tahun mungkin setara dengan permintaan satu pekan dari perdana menteri dan istrinya," ujar Yeshua di Pengadilan Distrik Yerusalem, seperti dikutip Sputnik, Kamis (8/4).

Menurut Yeshua, permintaan untuk membuat berita positif mengenai Netanyahu dan istrinya, Sara, dimulai pada akhir 2012 dari pemilik Walla, Shaul Elovitch.

Tidak hanya itu, Elovitch juga meminta agar Walla menghapus berita tidak menyenangkan mengenai Netanyahu dan membuat artikel untuk menyerang pesaing Netanyahu.

Netanyahu diketahui menghadapi tuduhan korups, penyuapan, hingga pelanggaran kepercayaan. Sidang yang seharusnya digelar pada Maret ditunda dan dilanjutkan pada pekan ini.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya