Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/KompasTV

Politik

AHY: Moeldoko Yang Harus Minta Maaf Pada Presiden Jokowi

KAMIS, 08 APRIL 2021 | 05:25 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko harus meminta maaf secara terbuka kepad Presiden Joko Widodo.

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono mengatakan, permintaan maaf Moeldoko atas keterlibatannya dalam Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang yang ingin mengambil alih Partai Demokrat.

"Sebetulnya yang harus meminta maaf kepada Presiden adalah KSP Moeldoko dan kubunya," ujar AHY dilansir dari tayangan Satu Meja The Forum Kompas TV, Rabu malam (7/4).


Dikatakan AHY, Moeldoko dan penggerak KLB sejak awal sudah menimbulkan keresahan dengan menebar berbagai kebohongan.

Kebohongan terbesar, kata dia, ketika Moeldoko membantah terlibat dalam urusan dan upaya pengambilalihan Partai Demokrat.

"Kan mereka yang selama ini menebar kebohongan demi kebohongan, mengatakan awalnya hanya ngopi-ngopi, tidak ikut-ikutan Partai Demokrat, tidak mungkin mengintervensi apalagi mengambil alih," bebernya.

"Buktinya semua terkonfirmasi dengan terjadinya KLB Deli Serdang," tandas AHY.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Polisi Tangkap Pembacok Pegawai Toko Roti di Cengkareng

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:55

Bank Mandiri Gelar Mandiri Lelang Festival 2026, Penawaran 50% di Bawah Pasaran

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:51

KPK Jangan Omdo, Dugaan Korupsi Sinyal Kereta Harus Dibongkar Tuntas

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:40

DPR Sebut Skandal Seksual di Ponpes Pati sebagai Pelanggaran HAM Berat

Selasa, 05 Mei 2026 | 21:16

Unhas Siap jadi Pusat Unggulan MBG di Indonesia Timur

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:50

Kapolri Siap Eksekusi 3.000 Halaman Rekomendasi Reformasi Polri

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:44

Kompetisi Perguruan Tinggi Tanpa Fondasi Keadilan

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:25

Pelanggaran Tambang Tidak Cukup Diselesaikan dengan Uang

Selasa, 05 Mei 2026 | 20:00

KPK Kembangkan Penyidikan Baru Kasus OTT Anak Buah Bobby Nasution

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:49

Prabowo Terima 10 Buku Rekomendasi Reformasi Polri di Istana

Selasa, 05 Mei 2026 | 19:47

Selengkapnya