Berita

Ilustrasi

Nusantara

Jamin Belajar Tatap Muka Aman, 10.518 Guru Di Jakbar Sudah Divaksin

KAMIS, 08 APRIL 2021 | 04:56 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setiap tenaga pendidik atau guru yang akan menggelar pembelajaran tatap muka harus sudah mendapat vaksin Covid-19.

Hal itu juga berlaku di Jakarta Barat. Sejauh ini, jumlah guru yang sudah mendapat vaksin Covid-19 di wilayah itu adalah 10.518 orang.

"Total guru yang sudah divaksin di Jakarta Barat ada 10.518 guru. Di Palmerah sendiri capaiannya sudah menyentuh angka 50 persen," kata Kasudin Kesehatan Jakbar, Kristy Wathini dikutip Kantor Berita RMOLJakarta, Rabu (7/4).


Selain mewajibkan vaksin, Kristy juga mewajibkan para guru mengikuti beberapa prosedur sebelum menggelar belajar tatap muka.

Salah satunya mewajibkan guru dan siswa mengisi formulir untuk proses skrining penularan Covid-19.

Protokol kesehatan dasar juga harus ditegakkan mulai dari pembatasan jarak di kelas, pengukuran suhu, dan penyediaan tempat cuci tangan.

Tidak sampai di situ, Sudinkes Jakbar juga meminta pengelola sekolah menambah tenaga kesehatan yang bertugas di Unit Kesehatan Siswa (UKS).

"Ada penanggung jawab Unit Kesehatan Siswa (UKS) dari puskesmas agar disesuaikan dengan orokes. Kalau enggak sesuai maka ada evaluasi. Kami harap tidak ada kasus," kata Kristy.

Di Jakarta Barat sendiri total ada 13 sekolah yang sudah menggelar belajar tatap muka.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Intervensi Jepang Runtuhkan Dominasi Dolar AS

Jumat, 01 Mei 2026 | 08:15

Saham Big Tech Bergerak Beragam, Alphabet dan Amazon Moncer

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:58

Mojtaba Khamenei: Tak Ada Tempat bagi AS di Teluk Persia

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:36

Harga Emas Melonjak setelah Jepang Intervensi Pasar Mata Uang

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:26

STOXX 600 Capai Level 611,28 Saat Sektor Industri Melesat di Atas 1 Persen

Jumat, 01 Mei 2026 | 07:06

Diplomasi Raja Charles III terhadap ‘King’ Trump

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:57

Celios: Kita Menolak MBG Dijadikan Alat Politik

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:28

Keluarga, Buruh dan Prabowonomics

Jumat, 01 Mei 2026 | 06:02

Pembatalan Unjuk Rasa May Day di DPR Dianggap Warganet ‘Sudah Cair’

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:39

Prabowo-Gibran Diselamatkan Beras

Jumat, 01 Mei 2026 | 05:15

Selengkapnya