Berita

Aksi unjuk rasa warga sipil di Myanmar/Net

Dunia

Tujuh Warga Sipil Kena Sasaran Petugas, Total Korban Tewas Di Myanmar Capai 581 Orang

RABU, 07 APRIL 2021 | 20:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Jumlah korban warga sipil di Myanmar bertambah setelah pasukan keamanan menembaki pengunjuk rasa sehingga tujuh orang tewas.

Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) menyebut ada 581 warga sipil yang tewas sejak militer mengambil alih kekuasaan pada 1 Februari. Puluhan di antara mereka adalah anak-anak.

Dalam unjuk rasa di Kale pada Rabu (7/4), pasukan keamanan tidak segan melepaskan tembakan. Media setempat melaporkan lima orang tewas dan beberapa lainnya terluka.


Sementara dua korban tewas lainnya berada di Kota Bago yang terletak di dekat Yangon.

Dilaporkan Reuters, pada hari yang sama, para pengunjuk rasa di Yangon juga melakukan aksi pengrusakan di sebuah pabrik garmen milik China.

Masih di Yangon, aktivis bahkan membakar bendera China.

Dianggap mendukung junta militer, banyak properti milik pengusaha China menjadi sasaran pengunjuk rasa. Totalnya ada 32 pabrik yang diivestasikan oleh China di Yangon yang menjadi target pengrusakan.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Serentak di Tiga Lokasi, KPK Periksa Pegawai Kemenag dan Bos Travel

Jumat, 17 April 2026 | 14:16

Waspadai Phishing dan Malware, BNI Tekankan Keamanan BNIdirect

Jumat, 17 April 2026 | 14:15

Bitcoin Stabil di Level 74.900 Dolar AS

Jumat, 17 April 2026 | 14:11

Ekonomi Jatim Tumbuh 5,33 Persen di 2025, Didongkrak Sektor Manufaktur

Jumat, 17 April 2026 | 14:05

KPK Periksa Direktur Kepatuhan Bank Papua dalam Kasus Korupsi Dana Operasional Papua

Jumat, 17 April 2026 | 14:01

Rekrutmen Manajer Kopdes Tak Boleh Ada Titipan

Jumat, 17 April 2026 | 13:50

Kasus Chat Cabul Mahasiswa Merebak di IPB, DPR Minta Kampus Bertindak Tegas

Jumat, 17 April 2026 | 13:41

Penahanan Harga BBM Non-Subsidi Dikhawatirkan Ganggu Kesehatan Fiskal

Jumat, 17 April 2026 | 13:39

PPIH Ujung Tombak Keberhasilan Penyelenggaraan Haji

Jumat, 17 April 2026 | 13:31

KPK Temukan Dapur MBG Tak Layak, Kasus Keracunan Jadi Alarm Serius

Jumat, 17 April 2026 | 13:22

Selengkapnya