Berita

Ilustrasi Kargo Ever Given di Terusan Suez/Net

Dunia

Mesir Minta Ganti Rugi 1 Miliar Dolar Atas Insiden Kapal Ever Given

RABU, 07 APRIL 2021 | 14:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kandasnya kapal kargo raksasa Ever Given di kanal Terusan Suez bukan hanya mengganggu rantai pasokan global, namun juga memicu kerugian besar untuk banyak pihak.

Salah satu kerugian terbesar dialami oleh pemerintah Mesir. Ketua Otoritas Terusan Suez (SCA), Osama Rabie mengatakan kerugian yang dialami pihaknya bisa mencapai lebih dari 1 miliar dolar AS.

Mengutip Sputnik pada Rabu (7/4), pihak berwenang saat ini tengah berunding dengan pemilik kapal Ever Given untuk membahas penyelesaian kompensasi.


"Kami akan meminta jumlah yang adil. Kami menyelamatkan mereka dengan begitu banyak kapal tanpa kerusakan atau kerugian besar," kata Rabie.

Menurut Rabie, saat ini masih berada di Terusan Suez dan tidak diizinkan untuk pergi jika masalah berujung pada sengketa hukum.

Kapal Ever Given terjebak di antara kanal Suez pada 23 Maret. Akibatnya lalu lintas perairan macet total dengan ratusan kapal bertumpuk.

Untuk membebaskan kapal berbobot 224 ribu ton itu, otoritas bekerja dengan dua metode, yaitu pengerukan di bagian haluan yang terjebak pasir dan menariknya dengan kapal tunda.

Butuh waktu enam hari hingga kapal terbebas. Kendati begitu, penyelidikan terus dilakukan.

Awalnya, kapal dilaporkan kandas karena cuaca buruk dan badai pasir. Namun pohak SCA menyebut adanya kemungkinan kesalahan manusia.

Pada 1 April, komisi untuk menyelidiki insiden itu telah mengeluarkan "kotak hitam" dari kapal.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya