Berita

Ketum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar disebut sebagai Capres 2024 oleh Kiai Said Aqil/Net

Politik

PKB Belum Fokus Urus Capres 2024

RABU, 07 APRIL 2021 | 14:01 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) bakal menggelar musyawarah kerja nasional (Mukernas) dan musyawarah nasional (Munas) Alim Ulama, dengan membahas sejumlah agenda strategis salah satunya pencalonan presiden 2024.

Nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar berpeluang menjadi calon presiden. Dalam sejumlah survei nama Cak Imin masuk ke dalam bursa calon presiden meski dengan angka yang tipis.

Ketua DPP PKB Faisol Riza menyampaikan saat ini partai yang dinaunginya tersebut belum berpikiran untuk membahas isu calon presiden. Namun, lebih kepada mendukung program pemerintah ke depan.


"Jadi masih merasa bahwa hari ini momentumnya adalah bagaimana kita sebagai bagian dari bangsa ini parpol, betul-betul mendukung pemeritnah melaksanakan kegiatan pemulihan ekonomi," kata Faisol di DPP PKB, Jalan Raden Saleh, Jakarta Pusat, Rabu (7/4).

Faisol menambahkan, PKB menjauhkan diri dari berbagai isu politik yang justru membuat hubungan harmonis antar parpol bisa terganggu.

"Ini menjauhkan kita semua isu-isu politik yang justru akan membuat hubungan kita di antara parpol dan elemen bangsa itu terganggu. Oleh karena itu isu mengenai politik sementara kita selesaikan tapi kita belum tau kejutan-kejutan besok," ujarnya.

PKB saat ini tengah menanti suara-suara pengurus partai di daerah untuk menentukan sikap politiknya dalam Mukernas PKB dan Munas Alim Ulama yang diselenggarakan besok di Hotel Indonesia Kempinski.

"Masing-masing wilayah seperti DPW memiliki pikiran-pikiran yang barangkali bisa akan disampaikan dpp terkait perkembangan politik. Tentu kita tidak bisa mengelak," katanya.

"Hanya saja secara umum sudah kami nyatakan di DPP dan kepada DPW, bahwa hari ini PKB fokus untuk memberikan dukungan kepada pemerintah pemulihan ekonomi kesehatan dan sosial," tandasnya.

Populer

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

UPDATE

BPOM Terbitkan Aturan Baru untuk Penjualan Obat di Minimarket

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:01

Jaksa KPK Endus Ada Makelar Kasus dalam Kasus Bea Cukai

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:59

Kapolri Dianugerahi Tanda Kehormatan Adhi Bhakti Senapati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:50

Komisi XIII DPR Desak LPSK Lindungi Korban Kasus Ponpes Pati

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:39

Pengembangan Koperasi di Luar Kopdes Tetap jadi Prioritas

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:20

AS Galang Dukungan PBB untuk Tekan Iran di Selat Hormuz

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:19

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Komdigi Lakukan Blunder Kuadrat soal Video Amien Rais

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:06

Menteri PU: Pejabat Eselon I Diisi Putra dan Putri Terbaik

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:58

RI Jangan Lengah Meski Konflik Timur Tengah Mereda

Rabu, 06 Mei 2026 | 16:45

Selengkapnya