Berita

Warga Tiongkok berjalan melewati tanda Olimpiade Musim Dingin Beijing di Zhangjiakou, Provinsi Hebei/Net

Dunia

AS Bantah Telah Membahas Rencana Boikot Olimpiade Beijing 2022

RABU, 07 APRIL 2021 | 13:38 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Amerika Serikat membantah laporan yang mengatakan bahwa pihaknya bersama sekutu sedang mempertimbangkan boikot Olimpiade Musim Dingin 2022 yang akan dilaksanakan di Beijing. Laporan itu berkembang di tengah seruan agar AS mundur dari acara tersebut karena pelanggaran hak asasi manusia di China.

Bantahan tersebut disampaikan Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan yang dikirim oleh departemen tersebut kepada media pada Selasa (6/4) waktu sesaat.

"Posisi kami di Olimpiade 2022 tidak berubah. Kami belum membahas dan tidak membahas boikot bersama dengan sekutu dan mitra," bunyi pernyataan tersebut, seperti dikutip dari CGTN, Rabu (7/4).


Outlet media tertentu melaporkan bahwa AS akan membahas seruan untuk memboikot Olimpiade Beijing mengutip pernyataan juru bicara Departemen Ned Price pada briefing reguler.

Ada kebingungan pada Selasa pagi setelah penjelasan dari juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price, menyebabkan perlunya klarifikasi.

Dalam pernyataan tersebut, departemen mengklarifikasi bahwa Price tidak mengatakan 'kami telah', yang bertentangan dengan beberapa laporan.

"Kami secara teratur membahas masalah umum terkait RRT (China) dengan sekutu dan mitra kami. Kami akan terus melakukannya, kami menyadari bahwa pendekatan bersama akan selalu menjadi kepentingan kami," kata departemen itu.

"Kita berbicara tentang 2022, dan kita masih di bulan April 2021, jadi Pertandingan ini masih ada beberapa waktu lagi," kata Price. "Saya tidak ingin menetapkan kerangka waktu untuk itu, tetapi diskusi ini sedang berlangsung.

Olimpiade Musim Dingin Beijing dijadwalkan akan dimulai pada 4 Februari 2022, hanya enam bulan setelah Olimpiade Musim Panas Tokyo, yang diundur satu tahun karena pandemi Covid-19.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Permintaan Chip AI Dongkrak Saham Intel hingga 24 Persen

Sabtu, 25 April 2026 | 12:18

Apa Itu UNCLOS? Dasar Hukum Jadi Acuan Indonesia di Selat Malaka

Sabtu, 25 April 2026 | 12:03

Purbaya Siap Geser hingga Non-Job Pegawai Pajak Bermasalah

Sabtu, 25 April 2026 | 12:02

Jalan Mulus Kevin Warsh ke Kursi The Fed, Dolar AS Langsung Terkoreksi

Sabtu, 25 April 2026 | 11:45

Subsidi Motor Listrik Disiapkan Lagi, Pemerintah Bidik 6 Juta Unit

Sabtu, 25 April 2026 | 11:16

IHSG Sepekan Anjlok 6,61 Persen, Kapitalisasi Pasar Menciut Jadi Rp12.736 Triliun

Sabtu, 25 April 2026 | 10:59

Rupiah Melemah, DPR Desak Pemerintah Jaga Daya Beli Rakyat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:48

Wamen Ossy Gaspol Benahi Layanan Pertanahan: Target Tanpa Antrean dan Lebih Cepat

Sabtu, 25 April 2026 | 10:27

Ketergantungan pada Figur, Cermin Lemahnya Demokrasi Internal Parpol

Sabtu, 25 April 2026 | 10:02

Netanyahu Akui Sempat Jalani Terapi Kanker Secara Diam-diam

Sabtu, 25 April 2026 | 09:51

Selengkapnya