Berita

Vaksin Covid-19/Net

Dunia

Universitas Oxford Rem Uji Coba Vaksin Covid-19 Untuk Anak-anak

RABU, 07 APRIL 2021 | 09:17 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Universitas Oxford telah menghentikan uji coba vaksin Covid-19 yang dikembangkannya bersama AstraaZeneca untuk anak-anak dan remaja.

Penghentikan uji coba dilakukan karena harus  menunggu data terkait gangguan pembekuan darah pada orang dewasa yang telah mendapatkan vaksinasi tersebut.

Meski begitu, Universitas Oxford menegaskan tidak ada masalah keamanan dalam uji coba vaksin pada anak-anak hingga saat ini. Tetapi penghentian hanya dilakukan sesuai dengan pedoman.


Pada Februari, Universitas Oxford mengungkap rencana untuk mendaftarkan 300 sukarelawan berusia 6 hingga 17 tahun di Inggris untuk uji coba.

Dikutip dari Channel News Asia, European Medicines Agency (EMA) saat ini sedang meninjau laporan pembekuan darah otak yang sangat langka dan dikenal sebagai trombosis sinus vena serebral (CVST) setelah suntikan AstraZeneca.

EMA menyebut temuannya diperkirakan akan diumumkan pada Rabu (7/4) atau Kamis (8/4) pekan ini.

Seorang pejabat senior EMA menyebut ada hubungan antara vaksin dan CVST, tetapi penyebabnya belum diketahui.

Di sisi lain, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menegaskan pihaknya tidak memiliki alasan untuk mengubah nilai manfaat vaksin yang lebih besar  daripada risikonya.

Insiden pembekuan darah setelah vaksinasi membuat banyak negara menangguhkan vaksin AstraZeneca. Hal itu mengganggu upaya vaksinasi global yang dipacu untuk melawan pandemi Covid-19.


Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya