Berita

Hendri Satrio/Net

Politik

Hendri Satrio: Capres Dari Istana Adalah Orang Dekat Jokowi Sejak Periode Pertama

RABU, 07 APRIL 2021 | 03:55 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Nama-nama calon presiden dari lingkaran istana mulai mencuat ke ruang publik.

Figur yang muncul adalah tokoh lama Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno serta dua tokoh yang belakangan mulai diperhitungkan yakni Airlangga Hartarto, Erick Thohir hingga Tito Karnavian.

Pengamat politik Hendri Satrio menyampaikan, memang tidak menutup kemungkinan salah satu dari nama-nama itu akan direstui Presiden Joko Widodo untuk memiliki tiket pilpres.

Hanya saja, pengamat yang karib disapa Hensat tersebut, justru meyakini akan ada kejutan lain dari orang dekat Jokowi yang bakal dipilih dan maju di pilpres nantinya.

“Kalau saya ditanya, bukan Prabowo bukan Sandiaga Uno atau Erick Thohir. Tetapi nama-nama yang memang sudah lama bersama Pak Jokowi sejak periode pertama, jadi artinya ada nama Pratikno, Budi Karya Sumadi, kemudian nama Basuki, atau Retno Marsudi,” ujar Hensat dalam acara diskusi virtual Obrolan Bareng Bang Ruslan dengan tema "Membaca Capres Istana dan Non Istana", Selasa (6/4).

Inisiator lembaga survei Kedai Kopi ini berpendapat, jika benar teori adanya capres-capres istana. Maka seharusnya nama-nama yang mendapatkan tiket bursa calon presiden merupakan orang yang selama ini mengenal dekat dan mengetahui detil program Jokowi selama dua periode kepemimpinannya.

“Dan kalau kita bicara tentang orang dekat Jokowi bukan kubu Teuku Umar dan kubu Hambalang. Jadi menurut saya, calon-calon yang akan diusung oleh partai politik adalah bukan orang-orang di luar kekuasaan saat ini,” tandasnya.

Populer

Mantan Petinggi Polri: Banyak Kasus Penistaaan Agama Islam Tak Diproses di Era Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 05:52

Ribuan Tetangga Rocky Gerung Bertekad Geruduk Kediaman Prabowo Subianto

Minggu, 19 September 2021 | 08:31

Lieus Sungkharisma Nilai Tindakan Napoleon Bonaparte terhadap M Kece Tak Sejalan dengan Ideologi Pancasila

Rabu, 22 September 2021 | 02:22

Di Mata Ketua GNPF Ulama, Napoleon Bonaparte Adalah Manusia Pilihan Tuhan

Minggu, 19 September 2021 | 14:28

Satu Tentara Dikabarkan Tewas Lagi di Papua, Natalius Pigai Salahkan Kebijakan Jokowi

Selasa, 21 September 2021 | 14:33

Beda Sikap Usai Diperiksa KPK, Anies Baswedan Tenang sedangkan 2 Politisi PDIP Pilih Kabur dari Wartawan

Selasa, 21 September 2021 | 19:34

Gatot Nurmantyo Perlihatkan Indikasi PKI Telah Menyusup ke Tubuh TNI

Minggu, 26 September 2021 | 22:33

UPDATE

Adhie Massardi ke Luhut: Jangan Bikin Malu Gus Dur!

Selasa, 28 September 2021 | 13:22

PPP Tidak Setuju Pemerintah Usulkan Pemilu Serentak Digelar 15 Mei 2024

Selasa, 28 September 2021 | 13:16

Ketua DPRD DKI Tetap Lanjutkan Rapat Paripurna Walau Tidak Kuorum

Selasa, 28 September 2021 | 13:10

Kesal Karena Dipaksa Ikut, Warga Abdya Bubarkan Vaksinasi Covid-19

Selasa, 28 September 2021 | 13:01

Nikmati Libur, Vladimir Putin Dekati Sarang Beruang di Belantara Siberia

Selasa, 28 September 2021 | 12:59

Menko Airlangga Persilakan Liga 2 Gelar Pertandingan di Luar Jawa

Selasa, 28 September 2021 | 12:54

Dubes Afghanistan dari Pemerintahan Ghani Batal Bicara di PBB, Diancam Taliban?

Selasa, 28 September 2021 | 12:52

Angka Kemiskinan Meningkat, Wajar Kepuasan Masyarakat pada Jokowi Terus Menurun

Selasa, 28 September 2021 | 12:44

Taliban Larang Tukang Cukur Potong Janggut, Mereka yang Melanggar Dikenai Hukuman

Selasa, 28 September 2021 | 12:42

Pemerintah Usul Pemilu Mei 2024, Komisi II FPKS: Opsi Februari Lebih Berkualitas

Selasa, 28 September 2021 | 12:37

Selengkapnya