Berita

Menparekraf Sandiaga Uno ketika mengunjungi Kampung Agrinex di Kebupaten Pandeglang, Banten pada 6 April 2021/RMOL

Nusantara

Ke Kampung Agrinex, Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Pengembangan Ecotourism

RABU, 07 APRIL 2021 | 01:43 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Pariwisata berbasis lingkungan bukan hanya dapat membantu meningkatkan perekonomian, namun juga bisa menjaga alam.

Dorongan untuk pengembangan ecotourism itu ditunjukkan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno ketika mengunjungi salah satu destinasi wisata andalan Pandeglang, yaitu Kampung Agrinex pada Selasa (6/4).

Kampung Agrinez merupakan agrowisata yang berlokasi di Desa Cikeusik, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Wilayah wisata seluas 27 hektar itu dikembangkan oleh PT Kampung Agrinex Farm.


Dengan wilayah yang luas, Kampung Agrinex memiliki konsep kebun hortikultural berbagai jenis buah, seperti lengkeng, jeruk, durian, mangga, dan alpukat.

Sandiaga mengatakan, selain menjadi tempat wisata, Kampung Agrinex juga menghasilkan produk pertanian yang begitu besar.

"Diharapkan ini mampu menjadi solusi di tengah pandemi dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, sekaligus mendorong potensi agrowisata," ujarnya.

Selain itu, kampung ini juga memiliki berbagai sarana penunjang, seperti rumah panggung, restoran, villa, masjid, hingga pesantren.

Ia mengatakan, Kampung Agrinex merupakan salah satu bentuk wisata minat  khusus yang sangat sesuai dengan tren pariwisata ke depan yang lebih personalized, customized, localized, dan smaller in size.

Lokasinya yang alam terbuka, menurutnya juga tepat untuk dijadikan pilihan wisata di tengah pandemi, dengan tetap menjalankan protokol kesehatan.

"Menikmati alam terbuka dan juga tidak berhimpit-himpitan karena kita menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin,” lanjutnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya