Berita

Anies Baswedan diprediksi akan diusung Nasdem maju Pilpres 2024/Net

Politik

Nasdem Diprediksi Tinggalkan Koalisi Jokowi, Usung Anies Di Pilpres 2024

SELASA, 06 APRIL 2021 | 18:27 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Skema kandidat di pemilihan presiden (Pilpres) 2024 diprediksi akan menduplikasi pertarungan 2019 silam. Yang berbeda dalam Pilpres mendatang, Partai Nasdem diprediksi tidak akan menjadi bagian dari koalisi pemerintah.

Analisa ini diutarakan pengamat politik Universitas Nasional Andi Yusran saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/4).

Dijelaskan Andi, kandidat yang bertarung nantinya masih berkutat pada koalisi pemerintahan Joko Widodo minus Nasdem dan non pemerintah.


Ia kemudian menyebutkan simulasi pasangan yang akan diusung oleh kubu pemerintah Prabowo Subianto-Puan Maharani atau Ganjar Pranowo-Airlangga Hartarto.

Sedangkan kompetitornya, Doktor Politik Universitas Padjajaran ini memprediksi Anies Baswedan akan muncul sebagai kandidat terkuat.

"King maker dari kubu ini adalah Megawaty dan Jokowi. Selanjutnya dari luar koalisi pemerintah, peluang terbesar ada pada Anis Baswedan," demikian kata Andi Yusran.

Dalam pandangan Andi, munculnya Megawati dan Joko Widodo sebagai king maker, akan membuat peluang beberapa nama layak mendampingi Anies Baswedan. Nama-anam itu diantaranya, Ridwan Kamil, agus Harimurti Yudhoyono.

Sosok dibalik pasangan itu, king makernya adalah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Surya Paloh

"Kingmaker dari koalisi ini bisa jadi Surya Paloh dan SBY.
Nasdem akan mengusung calon bisa di luar koalisi, sepertinya akan mengusung Anis!" demikian analisa Andi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya