Berita

Suasana dapur umum yang melayani kebutuhan pangan para pengungsi terdampak banjir bandang di Lewoleba Lembata, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa, 6 April/Repro

Nusantara

BNPB Hingga Pemda Diminta Penuhi Kebutuhan Bayi Dan Anak-anak Di Pengungsian Bencana NTT-NTB

SELASA, 06 APRIL 2021 | 14:44 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kebutuhan dasar bagi pengungsi bencana banjir bandang dan atau longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB), utamanya untuk bayi dan anak-anak, diminta untuk bisa dipenuhi dengan baik.

Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo, dalam jumpa pers virtual di Istana Negara yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (6/4).

"Segera tangani dan penuhi kebutuhan para pengungsi, walaupun saya tau hari Minggu (4/4) juga sudah dikirim ke NTT-NTB, namun karena cuaca yang sangat ekstrem bantuan itu belum bisa masuk ke lokasi sampai kemarin," tutur Jokowi.


Karena itu, mantan Wali Kota Solo ini meminta kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan pemerintah daerah provinsi hingga kabupaten/kota di NTT dan NTB untuk mengusahakan kebutuhan logistik bisa sampai dilokasi pengungsian bencana.

"Dan saya minta BNPB dan Pemda segera mendata titik pengungsian, memastikan logistiknya, tendanya, dapur lapangannya, untuk memenuhi kebutuhan dasar pengungsi," ujar Jokowi.

"Juga kebutuhan untuk bayi dan anak-anak, terutama air bersih dan MCK-nya," tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya