Berita

Presiden Joko WIdodo dalam jumpa pers virtual di Istana Negara, Jakarta Pusat, Selasa, 6 April/Repro

Nusantara

Jokowi Minta Tambahan Personel SAR Untuk Percepat Evakuasi Korban Bencana Di NTT Dan NTB

SELASA, 06 APRIL 2021 | 10:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Evakuasi korban bencana banjir bandang dan juga longsor di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) diminta Presiden Joko Widodo untuk dipercepat.

Jokowi menyampaikan hal ini dalam jumpa pers virtual di Istana Negara, Jakarta Pusat, yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (6/4).

"Saya minta Kepala BNPB, Kepala Basarnas dibantu Panglima TNI dan Kapolri yang dibantu seluruh jajarannya mengerahkan tambahan personel SAR," ujar Jokowi.


Penambahan personel ini, menurut Jokowi harus dilakukan. Karena, ada lokasi-lokasi bencana di NTT maupun NTB yang belum bisa diakses atau terisolir karena terdampak bencana banjir bandang dan atau longsor.

"Dan berbagai gugus pulau di NTT, (seperti) di Pulau Alor, Pulau Pantar dan pulau-pulau lainnya (dengan penambahan personel SAR) untuk melancarkan proses evakuasi, pencarian dan penyelamatan korban," tuturnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini menambahkan, selama satu pekan terakhir cuaca ekstrem akibat siklon tropis seroja telah dirasakan diberbagai daerah di Indonesia, khususunya di Provinsi NTT dan Provinsi NTB yang mengalami dampak paling besar.

Oleh karena itu, Jokowi menghimbau kepada seluruh masyarakat agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan kesiagaan bencana.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya