Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dalam satu kesempatan/Net

Politik

Ray Rangkuti: Ganjar Tak Mungkin Pilih Berduet Dengan Anies

SELASA, 06 APRIL 2021 | 09:59 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pendiri Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti  tak sependapat dengan asumsi pakar hukum tata negara Refly Harun terkait peluang Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan berduet dengan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo pada Pilpres 2024 diusung Partai Nasdem.

Menurut Ray, Ganjar Pranowo tidak akan memilih komposisi tersebut lantaran merugikan, terlebih posisinya sebagai orang nomor dua alias Wakil Presiden.

"Saya kira Ganjar tidak akan memilih komposisi ini," kata Ray kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/4).


Dari sisi elektabilitas, kata Ray, Ganjar memiliki potensi meninggalkan Anies. Jikalau berpasangan, menurut Ray, yang meraup keuntungan justru Anies Baswedan.

"Secara elektabilitas keduanya tidak banyak berbeda. Anies malah punya potensi akan ditinggalkan oleh Ganjar. Elektabilitas Anies itu, nampaknya, mentok di kisaran 10-12 persen," ujar Ray.

Hasil elektabilitas Anies di tiap survei ini menunjukan pemilih Anies hanya kelomp0k yang sama yakni mereka kalangan kanan, sementara Ganjar bisa meraup suara dari sektor ujung kiri ke tengah.

"Tapi lain cerita bila Ganjar dan Anies. Tentu, Ganjar akan menghitung ulang," pungkas Ray.

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Karyawan dan Konsultan Pajak Hasnur Group Dipanggil KPK Terkait Kasus Restitusi Pajak

Kamis, 09 April 2026 | 12:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

UPDATE

Tanpa Laboratorium Kuat, RI Hanya Jadi Pasar Teknologi Asing

Sabtu, 18 April 2026 | 00:13

Megawati-Dubes Jerman Bahas Geopolitik dan Antisipasi Krisis Global

Sabtu, 18 April 2026 | 00:01

Mahasiswa ITB Goyang Erika

Jumat, 17 April 2026 | 23:39

Kereta Api Bakal Hadir di Tanah Papua

Jumat, 17 April 2026 | 23:21

Industri Kosmetik dan Logistik Wajib Halal Oktober 2026

Jumat, 17 April 2026 | 23:01

Revisi UU Pemilu Rawan jadi Bancakan Parpol

Jumat, 17 April 2026 | 22:36

Pesan Prabowo di Dharma Santi 2026: Jaga Harmoni, Perkuat Persaudaraan

Jumat, 17 April 2026 | 22:14

Menkop: Prabowo Tegaskan Negara Hadir Atur Ekonomi Lewat Kopdes

Jumat, 17 April 2026 | 21:45

Dewas Didesak Gelar Perkara Laporan terhadap Jubir KPK

Jumat, 17 April 2026 | 21:35

YLBHI Diminta Kembali ke Khitah Bela Masyarakat Marginal

Jumat, 17 April 2026 | 21:20

Selengkapnya