Berita

Ketua ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Jawa Barat, Muhammad Najib/RMOLJabar

Nusantara

Muhammad Najib: ICMI Kota Bandung Harus Akselerasi Pemberdayaan Masyarakat Terdampak Covid-19

SELASA, 06 APRIL 2021 | 02:56 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kepengurusan Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Kota Bandung yang telah vakum beberapa waktu lalu kembali aktif.

Kali ini, ICMI periode 2021-2026 Kota Bandung dikomandoi oleh Ahmad Syamsiar.

"Ada aspirasi warga Kota Bandung, ICMI ini terkesan vakum beberapa tahun, dulu pak wali juga meminta bagaimana ICMI secepatnya bisa aktif, ini (pelantikan) juga dalam rangka menjawab aspirasi dan permintaan Wali Kota," kata Ketua ICMI Organisasi Wilayah (Orwil) Jawa Barat, Muhammad Najib, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin (5/4).


Najib mengungkapkan, setidaknya ada tiga hal yang ditekankan kepada ICMI Kota Bandung. Hal itu, lanjut dia, secara umum berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.‎

"Pertama terkait pemberdayaan masyarakat, kedua ketahanan pangan, dan selanjutnya koordinasi dan kosolidasi dengan program pemerintah, itu program utamanya," ujarnya.‎

"Pendampingan, advokasi, dan pembinaan pemberdayaan masyarakat, bagaimana ada pendampingan pelaku usaha, agar bisa meningkat produktifitasnya kemudian masyarakat yang terkena dampak kita advokasi dan dampingi," imbuhnya.

Najib berharap, ICMI Orda Kota Bandung dapat segera mengakserasi program-program unggulan khususnya yang berkaitan dengan masyarakat.

Menurutnya, program tersebut dapat dilakukan dengan maksimal dengan melakukan sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah.‎

"Kita ini butuh percepatan implementasi program-program unggulan ICMI Kota Bandung, terutama yang bisa bersinergi dengan pemerintah," harapnya.‎

"Sekarang ini kan pemerintah fokus untuk pemberdayaan masyarakat akibat dari pandemi, kesehatan, dan ketahan pangan itu sangat penting. ICMI mau tidak mau harus terlibat," tandasnya.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya