Berita

Kepala BMKG Stasiun Maritim Andi Cahyadi/RMOLLampung

Nusantara

Nelayan Diminta Waspada Siklon Tropis Seroja Dari NTT

SENIN, 05 APRIL 2021 | 16:52 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung merilis beberapa daerah yang mungkin terdampak siklon tropis seroja di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kepala BMKG Stasiun Maritim, Andi Cahyadi mengatakan, akibat angin kencang di Kupang menyebabkan kondisi angin signifikan berkisar 20-35 knot terpantau di perairan barat Lampung hingga selatan Jawa Barat.

Ketinggian gelombang 4,0- 6,0 meter atau sangat tinggi di perairan barat Lampung dan Samudera Hindia Barat Bengkulu hingga Lampung.


"Diprediksi tanggal 6 besok puncaknya menguat ke Pulau Rote, dampaknya ke perairan Lampung tentunya adanya peningkatan kecepatan angin yang pada akhirnya menimbulkan tingginya gelombang laut wilayah perairan Lampung," kata Andi Cahyadi diberitakan Kantor Berita RMOLLampung, Senin (5/4).

Ia meminta masyarakat yang melakukan aktivitas di laut khususnya nelayan untuk waspada tiga hari ke depan karena adanya kemungkinan cuaca buruk, hujan lebat disertai angin kencang.

"Gelombang yang sangat tinggi tadi sangat berefek pada aktivitas pelayaran, apalagi nelayan yang menggunakan perahu kecil bahkan hingga perahu 30 GT Ke atas itu sangat berbahaya," kata dia usai mengisi Sekolah Lapang Cuaca Nelayan di Lempasing.

Ia melanjutkan, Sekolah Lapang Cuaca Nelayan itu mengajari nelayan membaca peta cuaca agar dapat mengetahui perkiraan cuaca.

"Mereka yang datang ini punya android, nelayan yang juga pintar, nanti mereka turun lapangan meneruskan ke yang lain. Agar sama-sama bisa waspada," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya