Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Kondisi Covid-19 Belum Stabil, Portugal Perpanjang Pembatasan Perjalanan Ke Spanyol

SENIN, 05 APRIL 2021 | 08:04 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Portugal belum mau mengakhiri pembatasan perjalanan melalui darat dan laut ke Spanyol akibat Covid-19. Semula pembatasan dijadwalkan berakhir pada akhir pekan ini. Namun, pemerintah  memutuskan untuk memperpanjang aturan tersebut hingga 15 April mendatang.

Kedua negara pertama kali memberlakukan pembatasan pada 28 Januari.

Kementerian dalam negeri mengatakan pembatasan akan tetap berlaku selama 11 hari lagi, namun demikian tindakan tersebut tidak mencegah warga atau penduduk Portugal memasuki negara itu.


Selain itu, kendaraan yang mengangkut barang, kendaraan darurat, dan pekerja perbatasan musiman juga dikecualikan.

"Warga negara dari Inggris, Brasil, dan Afrika Selatan - tempat varian virus korona yang lebih menular pertama kali terdeteksi - atau negara mana pun dengan tingkat infeksi di atas 500 kasus per 100.000 orang harus dikarantina selama 14 hari jika mereka masuk melalui perbatasan darat," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Reuters, Minggu (4/4).

Sejauh ini Portugal telah melaporkan 780.322 kasus Covid-19 dengan 16.879 kematian. Negara tersebut perlahan-lahan mencabut beberapa pembatasan lain setelah penguncian nasional selama tiga bulan mulai berlaku awal tahun ini. 

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya