Berita

Ilustrasi

Nusantara

Diupayakan Tanpa Rapid Test, Peserta UTBK Ditekankan Jaga Prokes

SENIN, 05 APRIL 2021 | 05:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Surabaya tidak perlu membawa hasil rapid test negatif.

"InsyaAllah tidak, ini hasil rapat para pimpinan PTN Surabaya dan Tim Satgas Covid-19 Pemkot Surabaya hanya ada penekanan terkait prokes di masing-masing PTN sebagai tempat pusat UTBK," kata Kasubag Humas UPN Veteran Jawa Timur, Rudijanto dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Minggu, (4/4).

Meski demikian, keputusan final para PTN di Surabaya masih menunggu hasil rekomendasi dari Tim Satgas Covid-19.


Terkait asesment kedua, dikatakan Rudi hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa masing-masing perguruan tinggi negeri berkomitmen melaksanakan prokes yang ketat.  

"Artinya dalam pertemuan selanjutnya pemkot dengan PTN di Surabaya dan tim satgas Covid-19 mengarah pada setiap peserta tidak diwajibkan untuk rapid. Sambil menunggu rekom, sosialisasi ke peserta untuk menunggu assesment ke dua itu final. Otomatis sudah mendekti pelaksanaan UTBK," terangnya.

Harapannya, dari pimpinan PTN dan tenaga ahli kesehatan karena Surabaya sudah zona kuning dan kondisi Covid-19 landai, maka tidak perlu adanya rapid test ataupun test antigen.

Tahun ini, Pusat UTBK UPN Veteran Jatim menggandeng Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) untuk menyediakan lokasi ujian dengan spesifikasi UTBK. Sehingga pusat UTBK menyediakan 880 unit komputer untuk ujian.

"Kapasitas kami perhari sekitar 880, dan yang tes di UPN sekitar 7.573 peserta," tutupnya.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya