Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Nusantara

Pemerintah Tolak KLB, AHY: Mereka Tidak Pintar, Tidak Cerdas Dan Tidak Beruntung

SENIN, 05 APRIL 2021 | 04:10 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ditolaknya hasil Kongres Luar Biasa (KLB) di bawah komando Kepala KSP Moeldoko oleh pemerintah mengundang sindiran sinis dari Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Mereka tidak pintar, tidak cerdas dan tidak beruntung," kata AHY yang disambut gemuruh riuh pendukungnya saat ambil bagian dalam kegiatan road show camping di Kawasan Wisata Umbul Sidomukti, Bandungan, Kabupaten Semarang, Minggu (4/4).

Meski demikian, AHY mengaku bersyukur pada akhirnya banyak pembelajaran politik yang ia dan jajaran petinggi Partai Demokrat petik dari KLB Deli Serdang. Salah satunya, politik beretika.


"Kita juga mengatakan terimakasih ketika KLB ditolak. Kita kritis tapi juga pandai berterimakasih. Ini lah politik beretika. Dan dikembalikan pada konstitusi," ujarnya seperti dikutip Kantor Berita RMOLJateng.

Ketika disinggung apakah 'ontran-ontran' kemarin menjadi sebuah agenda politik internal Partai Demokrat untuk persiapan Pilkada serentak di beberapa daerah, AHY menyebut tidak ada spesifikasi ke arah itu.

Ia memastikan, langkah awal dilakukan jajarannya adalah konsolidasi dan tatap muka khususnya di Jateng. Termasuk, kehadirannya menyambung silahturahmi dan konsolidasi secara khusus setelah melewati prahara selama dua bulan yang dilakukan aktor eksternal.

Menurut AHY, tahun 2021, Partai Demokrat memasuki usai ke-20 tahun. Menjaga kedaulatan partai dan hak yang sah, adalah pekerjaan tidak gampang dan mudah. Apa yang dilakukannya, ditegakkan AHY menjadi kepentingan demokrasi agar tidak mati.

Dalam perjalanannya menjalin silaturahmi dengan berbagai pihak, AHY menegaskan dalam konteks umum dan khusus.

"Silahturahmi baik internal dan eksternal akan terus berjalan. Termasuk saat silahturahmi ke sejumlah tokoh, saya juga tahu diri terhadap tokoh-tokoh tidak bicara politik praktis," imbuhnya.

AHY mengingatkan kepada semua pihak yang mencoba merongrong Partai Demokrat untuk berfikir dua kali.

"Jangan ganggu, jangan usik kami. Selama tidak mengurungkan niat selama itu juga kami berjuang. Ini pesan di bawah tower Merah Putih kawasan Bandungan," tegasnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya