Berita

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Ist

Nusantara

AHY: Memaafkan, Tapi Tidak Bisa Melupakan

SENIN, 05 APRIL 2021 | 02:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah memaafkan sejumlah kader membangkang dan 'mbalelo' yang terang-terangan terlibat dalam kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang beberapa waktu lalu.

Meski memaafkan, AHY dengan tegas menyebut tidak bisa melupakan begitu saja karena ada tahapan yang harus dilalui termasuk proses hukum.

"Memaafkan, tapi tidak bisa melupakan, ada tahapannya. Yang jahat mereka karena banyak juga yang diintimidasi," tandas AHY saat road show Camping di alam terbuka kawasan wisata Umbul Sidomukti, Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah Minggu (4/4).


AHY menegasksn, pihaknya bersama pengurus yang setia tidak ingin larut dalam persoalan yang menyita perhatian perpolitikan Tanah Air itu.

Kejadian dua bulan terakhir, AHY mengaku mendapat banyak simpati dan dukungan dari partai lain agar Demokrat tidak dibegal.

"Agar perilaku buruk dari politik tidak menjadi kelaziman. Kami pun bersyukur dengan kejadian dua bulan terakhir di berbagai daerah justru dukungan mengalir. Tergerak karena melihat bagaimana oknum merampas partai orang lain. Dan berharap Partai Demokrat istiqomah," terangnya.

AHY mengaku, dirinya dan pengurus resmi Partai Demokrat kini lebih fokus kepada kader yang setia.

Tanpa menyebut identitas kader Partai Demokrat yang membangkang, AHY mengatakan terdapat tujuh orang aktor dibalik kejadian KLB mencetuskan nama Moeldoko sebagai ketua umum di KLB.

"Kami lebih fokus berapa kader yang solid dan setia, karena mereka petarung. Dan jumlah (kader) tidak setia berapa pun sangat wajar mungkin ada desakan atau merasa sakit hati dan itu sangat wajar," ujarnya.

Putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ini justru menilai adanya segelintir kader yang 'mbalelo' dalam sebuah perjalanan organisasi politik justru sehat.

"Apa pun perjalanan lika-liku Partai Demokrat semangat tidak boleh pupus, dan dijadikan momentum menjadikan partai ini lebih solid," tutupnya seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJateng.

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya