Berita

Demonstrasi menolak RUU polisi di Inggris/Net

Dunia

'Kill The Bill', Gerakan Protes Warga Inggris Tolak RUU Polisi

MINGGU, 04 APRIL 2021 | 10:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Seruan "Kill the Bill", yang berarti bunuh RUU, terdengar di seluruh penjuru Inggris. Ribuan demonstran turun ke jalan untuk menolak RUU untuk memberikan kekuatan ekstra kepada polisi untuk menghentikan protes.

Dari laporan Reuters, aksi demo dilakukan di puluhan kota secara massal pada Sabtu (3/4). Demo didukung oleh kelompok aktivis perubahan iklim, Extinction Rebellion, dan gerakan Black Lives Matter.

"(Saya di sini) untuk membela hak kebebasan berbicara, dan hak organisasi dalam masyarakat kita," ujar mantan pemimpin oposisi Partai Buruk, Jeremy Corbyn yang ikut dalam demonstrasi di London.


Hampir semua aksi berjalan dengan damai, meski terjadi bentrokan kecil di pusat kota London antara demonstran dan polisi.

"Operasi kepolisian di pusat kota London sekarang telah pindah ke tahap penegakan hukum dan penangkapan sedang dilakukan," ujar Kepolisian Metropolitan London di Twitter.

RUU Polisi, Kejahatan, Hukuman dan Pengadilan bertujuan untuk memperkuat langkah-langkah yang dapat diambil petugas untuk membubarkan demonstrasi, seperti memberlakukan batas waktu dan kebisingan.

RUU itu dikhawatirkan akan digunakan untuk mengekang perbedaan pendapat.

Munculnya RUU itu bertepatan setelah Extinction Rebellion berhasil melumpuhkan sebagian kota London pada awal 2019 untuk melakukan aksi demo. Hal itu mendorong beberapa politisi menyerukan kekuasaan lebih pada polisi.

Sejak RUU di bawa ke parlemen pada bulan lalu, telah terjadi demonstrasi sporadis di seluruh negeri.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya