Berita

Kapal Ever Given yang terjebak di kanal Suez berhasil dibebaskan/Net

Dunia

Lalu Lintas Terusan Suez Kembali Normal, Semua Kapal Yang Mengantre Sudah Berlayar Lagi

MINGGU, 04 APRIL 2021 | 07:44 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Terusan Suez kembali beroperasi dengan normal. Seluruh kapal yang terdampar akibat lalu lintas perairan yang lumpuh selama kandasnya kapal kontainer raksasa Ever Given di kanal Suez sudah kembali berlayar ke tujuannya masing-masing.

Otoritas Terusan Suez (SCA) mengatakan terdapat 422 kapal yang mengantre selama proses penyelamatan Ever Given yang memakan waktu enam hari. Sebanyak 61 kapal terakhir berhasil melintas pada Sabtu (3/4).

"Totalnya, 85 kapal telah melewati kanal pada Sabtu, termasuk 24 kapal yang tiba setelah Ever Given ditarik," kata SCA, seperti dikutip Reuters.


Kapal Ever Given sepanjang 400 meter terjebak di kanal Suez pada 23 Maret yang membuat salah satu jalur perairan terpenting di dunia itu lumpuh total. Pada 29 Maret, otoritas berhasil membebaskannya setelah melakukan pengerukan dan operasi penarikan dengan  kapal tunda.

Namun akibatnya, rantai perdagangan dunia mengalami gangguan. Pemerintah Mesir diperkirakan mengalami kerugian sebesar 1 miliar dolar AS akibat insiden tersebut. Sementara banyak kapal yang beralih melewati jalur ke Tanjung Harapan yang membuat ongkos lebih mahal.

Peristiwa terjebaknya Ever Given dilaporkan terjadi karena cuaca buruk, di mana kapal kehilangan kontrol selama badai pasir. Tetapi SCA sendiri masih melakukan penyelidikan dan tidak mengesampingkan adanya kesalahan manusia.

“Investigasi berjalan dengan baik dan akan memakan waktu dua hari lagi, baru kami umumkan hasilnya,” ujar Ketua SCA, Osama Rabie pada Jumat malam (2/4).

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya