Berita

Kapolri Jenderal Listyo Sigit saat kunker ke NTT/Net

Presisi

Jadi Contoh Kerukunan Dan Persatuan, Kapolri Puji NTT Akan Jadi Kebanggaan

SABTU, 03 APRIL 2021 | 18:56 WIB | LAPORAN: MEGA SIMARMATA

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memuji kerukunan serta persatuan dan kesatuan di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Pujian itu disampaikannya usai meninjau dan berbincang bersama umat di Gereja Santo Yosef Naikoten Kupang, Sabtu 3 April 2021 sore.

Provinsi NTT, kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menjadi contoh dalam hal kerukunan persatuan dan kesatuan bagi seluruh masyarakat Indonesia.


"Ini tentunya menjadi satu contoh yang menarik dan kedepan kIta harapkan bahwa NTT bisa menjadi contoh dalam menjaga kerukunan, persatuan dan kesatuan," kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Karenanya, menurut jenderal bintang empat itu, kerukunan persatuan dan kesatuan di NTT menjadi modal dalam kehidupan berbangsa dan bernegara di Indonesia.

"Ini adalah modal besar bagi kita untuk membangun bangsa, memulihkan ekonomi dan membawa bangas ini menjadi bangsa yang besar," kata mantan Kabareskrim itu.

Jenderal lulusan Akpol 1991 itu meyakini kerukunan di NTT yang penuh dengan keanekaragaman adat istiadat dan budaya akan menjadi modal untuk bertumbuh lebih cepat dibanding daerah lain.

Atas dasar itulah mantan Ajudan Presiden Jokowi ini meyakini NTT akan menjadi kebanggaan semua.

"Saya yakin bahwa ini semua akan menjadi modal untuk NTT tumbuh dibanding daerah lain. NTT adalah salah satu tempat yang tentunya kedepan akan menjadi kebanggaan kita semua," kata Jenderal kelahiran Ambon itu.

Kunjungan yang berlangsung sekira 30 menit itu diwarnai hujan dan angin kencang.

Tampak dalam rombongan saat kunjungan tersebut, Ketua DPRD NTT Emelia Julia Nomleni, Danlanud El Tari Kupang, Marsma TNI Asril Samani, Danlantamal VII Kupang Laksma TNI IG Kompiang Aribawa, Ketua FKUB Provinsi NTT Maria Theresia Geme, Ketua GMIT, Pdt. Merry Kolimon serta perwakilan tokoh agama lainnya.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya