Berita

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/RMOL

Politik

Rawan Kembali Diguncang, AHY Disarankan Rangkul Kubu Moeldoko

SABTU, 03 APRIL 2021 | 18:39 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono disarankan merangkul pihak-pihak yang menjadi motor penggerak kongres luar biasa Sibolagit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Demikian saran analis politik Universitas Nasional Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (3/4).

Menurut Andi, penggerak KLB yang ditolak Menkumham akhur Maret lalu itu merupakan orang lama partai berlambang mercy.


Atas dasar itu, Andi menyarankan AHY merangkul penggerak KLB agar suasan Demokrat kembali kondusif dan fokus menatap pemilu 2024 mendatang.

"Motor penggerak dari KLB kan ‘orang lama’ Demokrat, sudah dirangkul lagi saja biar adem dan Demokrat bisa kembali fokus ke 2024 mendatang," demikian kata Andi Yusran kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (3/4).

Analisa Andi, jika tidak dirangkul dikhawatirkan guncangan terhadap kepemimpinan AHY akan berlanjut.

"Jika tidak maka goyangan terhadap AHY berpotensi berlanjut dan terjadi di masa mendatang," demikian kata Andi.

Menkumham Yasonna Laoly telah menolak pengajuan pengesahan hasil KLB Sibolangit yang menetapkan Moeldoko sebagai Ketua Umum.

Pihak Demokrat sendiri mengaku dengan terbuka memberi maaf pada seluruh penggerak KLB Sibolangit. Meski demikian untuk menerima kembali ke pangkuan AHY Demokrat sudah tegas menyatakan tidak akan mau menerima.

Di mata Demokrat, para penggerak KLB Sibolangit telah menyakiti hati seluruh kader Partai Demokrat di seluruh Indonesia.

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK-PPATK Diminta Pastikan Harta AHY dan Ibas dari Sumber Halal

Senin, 06 Juli 2026 | 17:38

UPDATE

Rayakan HUT Perusahaan Lewat Santunan Anak Yatim

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:59

Polisi Geledah Rumah terkait Kasus Dugaan Korupsi Kejagung, 74 Kg Emas Diamankan

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:40

Ketahanan Energi Indonesia Masih Pincang Tanpa Ada Cadangan Strategis

Kamis, 09 Juli 2026 | 01:12

Polisi Geledah 12 Titik Kasus Korupsi, Rumah Mewah Jampidsus Tidak Termasuk

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:50

Peradi Profesional Catat Rekor Kerja Sama dengan 112 Perguruan Tinggi

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:45

IPW Dukung Polri Usut Dugaan Korupsi di Lingkungan Kejagung

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:26

Yogyakarta dan Takdir Dirgantara

Kamis, 09 Juli 2026 | 00:01

Kritik terhadap Pemerintah Bagian dalam Kehidupan Demokrasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:41

Pertamina Berdayakan Difabel Kampung Rajut Inspirasi Green Warrior Bandung

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:18

Polisi Sita Uang Miliaran Rupiah Usai Geledah Kafe dan Money Changer di Cipete

Rabu, 08 Juli 2026 | 23:14

Selengkapnya