Berita

Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangsel, Abdul Rojak/RMOLBanten

Nusantara

MUI Tangsel: Jadikan Paskah Sebagai Sebagai Pererat Persatuan Bangsa

SABTU, 03 APRIL 2021 | 03:52 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ledakan bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar, Sulawesi Selatan jelang hari Paskah membuat personel pengamanan mulai dari TNI-Polri meningkatkan penjagaan.

Bertepatan di hari Jumat Agung ini, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tangsel, Abdul Rojak mengajak seluruh umat Kristiani untuk menjaga persatuan bangsa. Terlebih, pasca adanya bom bunuh diri di Gereja Katedral Makasar.

"Saya mengajak umat Katolik yang menyelenggarakan menjadi momentum perekat bangsa, dan betul-betul menjadi stimulus umat Katolik untuk lebih mempererat lagi persatuannya, mempererat lagi kewaspadaannya, meningkatkan kewaspadaan," terang Rojak dikutip Kantor Berita RMOLBanten, Jumat (2/4).


Dikatakan Rojak, dengan mempererat persatuan bangsa, apapun segala bentuk terorisme dapat dihilangkan. Untuk itu, perlu peran tokoh-tokoh agama agar waspada.

"Karena rongrongan negara ini sudah di depan mata, terorisme sudah masuk ke rumah-rumah ibadah, terorisme sudah masuk ke simbol-simbol negara, Mabes dan lainnya," katanya.

"Tokoh-tokohnya untuk meningkatkan lagi kewaspadaan, persatuan dan kesatuan semakin bagus lagi dan betul-betul waspada karena negara kita ini dalam situasi darurat. Darurat dalam arti situasi yang tidak nyaman, karena disamping Covid-19 kita digempur lagi dengan terorisme, jadi pekerjaan besarlah bagi elemen bangsa," tambah Rojak.

Rojak berharap, di situasi seperti ini selain mempererat persatuan dan meningkat kewaspadaan, juga harus menghilangkan egoisme.

"Makanya kita mengajak elemen agama untuk betul-betul mengingatkan kepada umatnya untuk lebih waspada, tingkatkan kesatuan persatuan hilangkan egoisme," demikian Rojak.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya